Pemkab Sidoarjo Perkuat Stabilitas Daerah Dukung Program Strategis Nasional
- 08 Jul 2026 09:36 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo memperkuat sinergi lintas sektor untuk menjaga stabilitas daerah sekaligus mengawal pelaksanaan berbagai program strategis nasional. Komitmen itu ditegaskan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pemantauan Perkembangan Politik yang dipimpin Bupati Sidoarjo Subandi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kabupaten Sidoarjo.
Menurut Subandi, stabilitas daerah menjadi fondasi utama agar pembangunan berjalan optimal. Karena itu, penyelenggaraan pemerintahan tidak hanya berorientasi pada aspek administratif, tetapi juga harus mampu menjaga ketertiban, memperkuat ketahanan sosial, serta membangun keharmonisan di tengah masyarakat.
"Sidoarjo memiliki posisi strategis dalam mendukung stabilitas Jawa Timur. Karena itu, kami berkomitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif dan kolaboratif bersama Forkopimda, tokoh agama, hingga seluruh lapisan masyarakat," kata Subandi dalam keterangan yang diterima, Rabu, 8 Juli 2026.
Dalam rakor tersebut, salah satu pembahasan utama adalah dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program prioritas pemerintah pusat. Subandi menegaskan keberhasilan program tersebut membutuhkan sinergi antara Badan Gizi Nasional, pemerintah daerah, dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), termasuk pengawasan bersama agar kualitas pangan, keamanan, dan ketepatan sasaran tetap terjaga.
"Pelaksanaan MBG memerlukan sinergi kuat antara Badan Gizi Nasional, pemerintah daerah, dan SPPG. Keberhasilan program ini harus ditopang pengawasan bersama agar kualitas, keamanan pangan, dan ketepatan sasarannya terjamin," ujarnya.
Sebagai langkah pendukung, Pemkab Sidoarjo akan mengintegrasikan Program Kawasan Mandiri Pangan (KMP) di tingkat desa dan kelurahan sebagai pemasok bahan pangan lokal bagi MBG. Program tersebut juga diharapkan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat. Pemkab memprioritaskan pemenuhan tiga komoditas pokok, yakni beras, gula, dan minyak goreng, agar manfaat program turut dirasakan masyarakat luas.
"Harus fokus pada tiga item kebutuhan dasar masyarakat, yaitu beras, gula, dan minyak. Kehadiran program pangan ini harus bisa meringankan beban ekonomi masyarakat," katanya.
Menutup arahannya, Subandi mengajak seluruh unsur Forkopimda, DPRD, perangkat daerah, dunia usaha, dan tokoh masyarakat untuk memperkuat kolaborasi menjaga keamanan dan stabilitas daerah. Menurutnya, sinergi seluruh elemen menjadi kunci agar setiap kebijakan pemerintah benar-benar bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan masa depan generasi penerus bangsa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....