LAZISNU Jatim Gandeng BSI untuk Digitalisasi Program Koin NU

  • 04 Jul 2026 17:48 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID,Surabaya - Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jawa Timur menjalin kolaborasi strategis dalam pengembangan Program Koin NU dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) melalui pemanfaatan QRIS. Kerja sama ini bertujuan memperkuat gerakan kemanusiaan sekaligus memperluas akses masyarakat dalam menyalurkan donasi secara mudah, aman, transparan, dan akuntabel.

Sebagai tahap awal, BSI menghadirkan 1.500 titik Koin NU yang dilengkapi QRIS BSI di Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, dan Kabupaten Lumajang. Melalui fasilitas tersebut, masyarakat dapat menyalurkan infak dan sedekah secara nontunai dengan proses yang lebih praktis dan transparan.

Ketua LAZISNU Jawa Timur, H Afif Amrullah, Sabtu 4 Juli 2026 mengatakan Program Koin NU selama ini telah menjadi gerakan gotong royong masyarakat yang memberikan manfaat nyata bagi umat. Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan gerakan filantropi NU sekaligus meningkatkan transparansi pengelolaan dana.

"Kehadiran QRIS BSI akan semakin memudahkan masyarakat untuk berinfak dan bersedekah tanpa dibatasi oleh cara pembayaran konvensional. Ini merupakan ikhtiar bersama untuk memperkuat budaya berbagi sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat," ungkap Afif.

Afif menambahkan kolaborasi antara LAZISNU Jawa Timur dan BSI diharapkan menjadi model pengembangan filantropi digital yang mampu menjangkau lebih banyak kalangan, khususnya generasi muda. Ia optimistis sinergi tersebut akan memperkuat manfaat Program Koin NU bagi masyarakat.

"Semoga sinergi ini menjadi pintu lahirnya lebih banyak program kemaslahatan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Semakin mudah masyarakat berdonasi, semakin besar pula manfaat yang dapat kita hadirkan bagi mereka yang membutuhkan," ujarnya.

Islamic Ecosystem Business Solutions Manager RO XII Surabaya Bali Nusra BSI, Wahsi Prasodjo, Sabtu 4 Juli 2026 mengatakan, kerja sama tersebut merupakan bentuk komitmen BSI dalam mendukung penguatan ekosistem filantropi syariah berbasis digital. Menurutnya, digitalisasi menjadi solusi untuk mempermudah masyarakat dalam berdonasi.

"Kehadiran QRIS BSI memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berdonasi secara cepat, transparan, dan terpercaya," ujar Wahsi.

Wahsi berharap inovasi tersebut mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Ia menilai kemudahan transaksi digital akan mendorong budaya berbagi yang lebih luas di tengah masyarakat.

"Mari bersama wujudkan kepedulian melalui setiap donasi. Karena setiap kebaikan yang kita berikan, akan menjadi manfaat bagi sesama," ajaknya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....