PT PAL Kembali Ekspor Kapal Perang ke Filipina
- 01 Jul 2026 21:46 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – PT PAL Indonesia kembali mengekspor kapal perang ke Filipina. Hal itu ditandai peluncuran Future Landing Dock (LD)-603 di Graving Dock Orca PT PAL Indonesia.
LD-603 merupakan kapal pertama dari dua unit Landing Dock pesanan Philippine Navy. Peluncuran dihadiri pejabat pertahanan Indonesia dan Filipina.
Pembangunan lambung kapal diselesaikan dalam enam bulan melalui penerapan Industrial Maritime 4.0. Teknologi itu mempercepat produksi tanpa mengurangi standar kualitas internasional.
Future Landing Dock dirancang mendukung operasi amfibi, logistik, keamanan maritim, serta misi kemanusiaan. Setelah peluncuran, kapal menjalani tahap pengujian sebelum diserahkan pada 2026.
Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, menyebut peluncuran kapal menjadi simbol kemitraan strategis kedua negara. Menurutnya, proyek tetap berjalan meski menghadapi tantangan rantai pasok global.
"Kami berkomitmen menjaga kepercayaan pelanggan dengan menghadirkan produk berkualitas tinggi," ujar Kaharuddin, Selasa, 30 Juni 2026. Kepercayaan Philippine Navy dibangun melalui kerja sama lebih dari satu dekade.
PT PAL sebelumnya menyelesaikan pembangunan Strategic Sealift Vessel, Landing Craft Utility, dan MRO BRP Tarlac-601. Flag Officer in Command Philippine Navy, Vice Admiral Jose Ma Ambrosio Q. Ezpeleta, mengapresiasi profesionalisme PT PAL Indonesia.
Ia menilai kapal tersebut memperkuat kemampuan operasi maritim Filipina. "Kapal ini akan meningkatkan kemampuan angkut, operasi amfibi, keamanan maritim, serta misi bantuan kemanusiaan," kata Ezpeleta.
Wakil Kepala Staf Angkatan Bersenjata Filipina, Letnan Jenderal Rommel P. Roldan, menyebut pengadaan kapal sebagai investasi strategis. PT PAL juga menerima penghargaan atas kontribusinya mendukung modernisasi armada maritim Filipina.
Peluncuran LD-603 mempertegas daya saing industri pertahanan nasional di tingkat global. PT PAL terus memperkuat kapabilitas maritim melalui inovasi, teknologi, dan kemitraan internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....