Persiari Jawa Timur Dukung Pelatihan MC Surabaya

  • 29 Jun 2026 01:58 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, SURABAYA – Semangat belajar dunia Master of Ceremony (MC) mewarnai pelatihan "Belajar MC dari Para Praktisi" yang digelar di BRUM Stove & Pan didukung oleh DPW PERSIARI (Penyiar Radio Seluruh Indonesia) Jawa Timur, Minggu 28 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti sekitar 20 peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, akademisi hingga masyarakat umum.

Antusiasme peserta terlihat sejak acara berlangsung dari pagi hingga sore hari. Tidak hanya berasal dari Surabaya saja, pelatihan ini juga diikuti peserta dari Mojokerto, Probolinggo hingga luar pulau Jawa.

Ketua DPW PERSIARI Jawa Timur, Adi, membuka pelatihan dengan materi Public Speaking & Personal Development. Ia menegaskan bahwa kemampuan berbicara di depan umum dapat diasah melalui latihan yang berkelanjutan. "Kepercayaan diri bukan sesuatu yang datang begitu saja, tetapi dibangun melalui latihan, pengalaman, dan kemauan untuk terus belajar," ujarnya.

Pada sesi berikutnya, praktisi komunikasi sekaligus penyiar radio, Bimantoro, membawakan materi MC Formal dan Semi Formal. Ia menjelaskan pentingnya penguasaan alur acara, etika, serta kemampuan menjaga suasana. "Seorang MC formal harus mampu menjaga wibawa acara tanpa kehilangan sentuhan komunikasi yang hangat kepada audiens," katanya.

Suasana semakin interaktif saat Febby menghadirkan materi MC Hiburan melalui simulasi dan praktik. Peserta diajak melatih improvisasi serta membangun interaksi yang menyenangkan dengan audiens. "MC hiburan harus mampu menciptakan energi positif sehingga acara terasa lebih hidup dan berkesan," tuturnya.

Selain teori, seluruh peserta mendapat kesempatan tampil sebagai MC di depan kelas. Mereka memperoleh evaluasi langsung mengenai teknik vokal, penguasaan panggung, bahasa tubuh, hingga penyampaian naskah acara dari para narasumber.

Salah seorang peserta, Andini, yang datang dari Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, mengaku perjalanan jauh yang ditempuhnya terbayar dengan ilmu yang diperoleh. "Saya sengaja datang karena ingin belajar langsung dari para praktisi. Materinya sangat aplikatif, suasananya menyenangkan, dan banyak pengalaman baru yang saya dapatkan," ucapnya.

Pelatihan ditutup dengan praktik bersama, pembagian e-sertifikat, dan sesi foto seluruh peserta. Melalui kegiatan ini, PERSIARI Jawa Timur berharap semakin banyak generasi muda dan masyarakat yang memiliki kemampuan komunikasi, kepercayaan diri, serta profesionalisme sebagai Master of Ceremony di berbagai jenis acara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....