Pertamina Perkuat Keselamatan Berkendara Cegah Kelelahan Sopir Mobil Tangki
- 25 Jun 2026 10:43 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memperkuat Sistem Keselamatan Berkendara bagi awak mobil tangki. Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi BBM berlangsung aman, andal, dan berkelanjutan.
Penguatan sistem tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mengutamakan keselamatan kerja. Pertamina juga menegaskan stok BBM di berbagai SPBU wilayah Jombang masih tersedia dan distribusi terus berjalan.
Menanggapi informasi yang beredar terkait antrean kendaraan di sejumlah SPBU wilayah Kabupaten Jombang pada Rabu, 24 Juni 2026, Pertamina menegaskan bahwa saat ini sedang di impementasikan Sistem Keselamatan Berkendara dalam upaya untuk mengurangi atau menghindari terjadinya kecelakaan Kerja selama di perjalanan. Hingga saat ini, stok BBM di berbagai SPBU wilayah jombang masih tersedia dan distribusi terus berlangsung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan perusahaan sedang mengoptimalkan pengaturan jam kerja pengemudi. Upaya itu bertujuan meminimalkan risiko kecelakaan akibat kelelahan atau fatigue.
"Kami terus menyempurnakan sistem keselamatan berkendara dengan memastikan para pengemudi mobil tangki memiliki waktu kerja dan waktu istirahat yang sesuai," kata Ahad.
Ia menjelaskan pengemudi tidak diperkenankan mengemudikan kendaraan melebihi batas waktu yang telah ditetapkan. Kebijakan tersebut diterapkan agar kondisi fisik dan konsentrasi pengemudi tetap terjaga selama perjalanan.
Implementasi penguatan sistem keselamatan dilakukan secara bertahap sejak 21 Juni 2026. Selain pengaturan jam kerja, Pertamina juga menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran distribusi BBM.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah pengalihan titik suplai beberapa SPBU sesuai wilayah layanan. Kebijakan ini diterapkan selama proses penyesuaian operasional berlangsung.
| Baca juga: Viral Life Hack Campur BBM: Ini Faktanya |
SPBU di wilayah timur Surabaya disuplai dari Integrated Terminal Tanjungwangi. Sementara SPBU di wilayah barat Surabaya memperoleh pasokan dari Fuel Terminal Tuban.
Adapun SPBU di wilayah selatan Surabaya mendapatkan pasokan dari Fuel Terminal Madiun. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
Menurut Ahad, penyempurnaan sistem ini merupakan bagian dari upaya membangun budaya keselamatan yang lebih kuat. Budaya tersebut diterapkan di seluruh rantai distribusi energi perusahaan.
Ia menegaskan aspek keselamatan menjadi prioritas dalam setiap perjalanan mobil tangki. Hal itu penting untuk melindungi pengemudi maupun pengguna jalan lainnya.
Pertamina Patra Niaga juga akan terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan sistem keselamatan berkendara. Perusahaan berupaya mempercepat normalisasi pada beberapa titik operasional yang masih dalam tahap penyesuaian.
Langkah tersebut dilakukan agar keselamatan tetap terjaga tanpa mengurangi kualitas layanan kepada masyarakat. Perusahaan juga berharap awak mobil tangki dapat bekerja secara optimal, sehat, dan selamat hingga tujuan.
"Keselamatan bukan hanya tanggung jawab perusahaan, tetapi menjadi komitmen bersama. Karena itu, kami akan terus mengedepankan aspek keselamatan dalam setiap aktivitas operasional demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Ahad.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....