Emil Soroti Dampak Pemadaman Bergilir Terhadap Keselamatan dan Pelayanan
- 22 Jun 2026 15:47 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Pemadaman listrik bergilir berdampak pada kelancaran fasilitas layanan publik, khususnya sektor keselamatan. Seperti operasional rumah sakit dan fungsi lampu lalu lintas (traffic light), yang berpotensi mengganggu pelayanan serta meningkatkan risiko keselamatan masyarakat.
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Senin 22 Juni 2026 menjelaskan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan PLN. Salah satu upayanya adalah, jika harus ada pemadaman bergilir, PLN diminta segera melakukan koordinasi dengan Dinas terkait, dalam hal ini ESDM Jatim.
"Yang bahaya ini kan perlintasan kereta api, traffic light, PDAM, merasakan dampaknya, terus di rumah sakit. PLN sudah setuju bahwa kalau ada pemadaman yang terencana, itu harus mengabarkan, koordinasi dengan dinas terkait," ujarnya.
Pemprov Jatim, lanjut Wagub Emil, meminta Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jatim, untuk menjadi koordinator, guna memastikan pemetaan sektor sektor strategis. Sehingga saat terdapat rencana pemadaman, sektor tersebut dapat segera melakukan mitigasi atau antisipasi.
" Memang menurut mereka (PLN, red), di setiap desa pun sebenarnya sudah ada WA group lintas elemen yang mengabari 1-2 jam sebelum pemadaman. Tapi kita harus pastikan apakah itu betul-betul bisa efektif," ujarnya.
Emil mencontohkan, apakah Kabupaten Kota mendapat informasi pemadaman bergilir, sehingga dapat mengantisipasi layanan PDAM. Kemudian Dinas Perhubungan (Dishub), untuk mengantisipasi padamnya traffic light, ataupun PT. KAI, sehingga kejadikan padamnya listrik yang mempengaruhi perlintasan dapat segera diantisipasi.
"Jadi itu yang menjadi konsern kita di Pemda. Ya tentu juga konsern kita adalah listrik padam itu sendiri, tapi kita tahu kan bahwa Pak Dirut PLN, Menteri SDM, sedang melakukan segala hal untuk memulihkan kembali suplai," tuturnya.
Sebagai informasi, sejumlah daerah di Jatim mengalami pemadaman bergilir. PLN menyebut, jika pada saat malam hari terdapat peningkatan beban antara pukul 18.00 - 21.00 WIB sebesar 445 MW. Emil meyakinkan, bahwa saat ini sudah berangsur pulih, dan diharapkan tidak ada pemadam.
" Tetapi itu posisi per kemarin lusa, bahwa minggu ini sudah berangsur-angsur meningkat pasokan, sehingga kebutuhan pemadaman bergilir bisa dikurangi. Tapi 445 MW itu dipuncak, jadi grafik kita untuk listrik itu pagi rendah, kemudian malam jadi tinggi," terangnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....