Pemadaman Listrik Ganggu Aktivitas, Warga Keluhkan Minimnya Informasi dari PLN
- 19 Jun 2026 12:53 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Pemadaman listrik masih terjadi di sejumlah wilayah Surabaya hingga Jumat, 19 Juni 2026. Warga mengeluhkan minimnya informasi terkait gangguan tersebut dan berharap PLN memberikan pemberitahuan lebih awal agar masyarakat dapat melakukan antisipasi.
Nita, warga Kenjeran Surabaya, berharap PLN menyampaikan informasi sebelum melakukan pemadaman. Menurutnya, pemadaman yang berlangsung hingga tiga jam cukup mengganggu aktivitas warga dan berpotensi merugikan pedagang.
"Ya kalau bisa PLN itu ada pemberitahuan atau pengumuman sebelumnya. Apalagi mati lampunya cukup lama, sampai tiga jam. Setidaknya warga bisa bersiap lebih dulu. Apalagi pedagang yang pakai freezer, kalau listrik mati barang dagangannya bisa rusak," ujar Nita.
Ia menilai pemberitahuan lebih awal akan membantu warga menyiapkan langkah antisipasi. "Mati lampunya sampai tiga jam dan cukup mengganggu aktivitas warga. Apalagi pedagang yang menggunakan freezer, barang dagangannya bisa rusak," kata Nita.
Keluhan serupa disampaikan Agung, warga Kejapanan. Ia mengatakan pemadaman tanpa informasi sebelumnya sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Agung meminta PLN meningkatkan komunikasi kepada pelanggan saat terjadi gangguan maupun pemadaman listrik. "Kalau ada pemadaman sebaiknya diberi informasi lebih dulu. Karena tidak ada kabar, aktivitas warga jadi terganggu," kata Agung.
Sementara itu, Nova, seorang karyawan di kawasan Embong Kaliasin, mengaku heran karena pemadaman kali ini terjadi tanpa pemberitahuan. Padahal, menurutnya, PLN biasanya memberikan informasi ketika melakukan pemadaman untuk perbaikan.
"Kami mengeluhkan padamnya listrik tanpa pemberitahuan sebelumnya. Padahal selama ini kalau ada pemadaman karena perbaikan, biasanya selalu ada informasi dari PLN. Jadi kami bertanya-tanya, sebenarnya ada apa?" ujar Nova.
Nova mengaku pemadaman tersebut menghambat pekerjaannya dan menimbulkan kerugian bagi pelanggan yang terdampak. "Terus terang sebagai karyawan saya sangat dirugikan karena pekerjaan menjadi terhambat, apalagi saat pekerjaan sedang menumpuk. Kami juga berharap ada penjelasan terkait kompensasi bagi pelanggan yang terdampak pemadaman listrik, misalnya berupa potongan tagihan," katanya.
Hingga berita ini ditulis, PLN masih menyampaikan keterangan yang sama terkait penyebab pemadaman yang berdampak di sejumlah kawasan Surabaya. "PLN saat ini tengah mengerahkan seluruh sumber daya untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan menyusul adanya kendala teknis operasional pada pembangkit yang menyebabkan penurunan kapasitas suplai listrik," kata Dana Puspita Sari, Manager Komunikasi dan TJSL PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur.
Untuk menjaga stabilitas dan keandalan sistem kelistrikan, PLN melakukan manajemen beban secara terbatas di sejumlah wilayah terdampak. PLN juga terus mempercepat pemulihan kondisi operasi pembangkit agar pasokan listrik kembali normal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....