Meneladani Figur 'Ayahku Idolaku' dalam Keluarga

  • 19 Jun 2026 08:14 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Program siaran Cahaya Pagi RRI Pro 4 kembali hadir menyapa pendengar pada Jumat, 19 Juni 2026 dengan sajian tausiyah yang menyejukkan sekaligus mencerahkan. Edisi kali ini mengupas tuntas sebuah tema yang sangat menyentuh hati dan relevan dengan ketahanan keluarga, yaitu "Ayahku Idolaku".

Terhubung sebagai narasumber, Ustadzah Zamharirotul Fuaidah, S.Ag, M.H., yang akrab disapa Ustadzah Ida merupakan Penyuluh KUA Kecamatan Wonocolo. Dalam pemaparannya, beliau menekankan betapa krusialnya peran seorang ayah tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai figur teladan (role model) yang utama bagi anak-anaknya.

Menurut Ustadzah Zamharirotul, era modern saat ini menuntut keterlibatan emosional dan spiritual yang lebih besar dari seorang ayah. Ayah adalah madrasah pertama bagi kepemimpinan dan ketegasan yang dibalut kasih sayang di dalam rumah tangga.

"Seorang anak yang menjadikan ayahnya sebagai idola akan tumbuh dengan rasa percaya diri dan mental yang kuat. Untuk itu, ayah harus mampu mencontohkan akhlakul karimah, kejujuran, dan ketaatan ibadah dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Dalam siaran tersebut, Ustadzah Zamharirotul membagikan beberapa poin penting agar seorang ayah bisa menjadi sosok yang diidolakan oleh anak-anaknya:

Menjadi Teladan dalam Ibadah: Anak-anak meniru apa yang mereka lihat, bukan apa yang mereka dengar. Ayah yang rajin beribadah secara otomatis menanamkan nilai religius pada anak.

Hadir secara Emosional: Menyempatkan waktu untuk mengobrol, mendengarkan keluh kesah anak, dan memberikan pelukan hangat.

Komunikasi yang Santun: Menghindari kekerasan verbal di dalam rumah, baik kepada anak maupun kepada istri.

Adil dan Bijaksana: Mampu menengahi persoalan anak dengan kepala dingin tanpa membeda-bedakan.

Di akhir sesi, Ustadzah Ida mengingatkan bahwa program-program edukasi seperti ini terus digalakkan oleh KUA Kecamatan Wonocolo guna menekan angka perselisihan keluarga dan membimbing masyarakat menuju keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.

Melalui tema "Ayahku Idolaku", diharapkan para ayah di luar sana kembali menyadari bahwa harta terbesar yang bisa mereka berikan kepada anak-anak mereka adalah waktu, perhatian, dan keteladanan yang baik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....