Petugas Pertashop Sigap Padamkan Api, Pertamina Beri Apresiasi
- 18 Jun 2026 09:34 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Pertamina Patra Niaga terus memberikan edukasi keselamatan kepada masyarakat secara rutin. Edukasi itu bertujuan meningkatkan pemahaman pencegahan dan penanganan keadaan darurat, termasuk kebakaran.
Materi edukasi mencakup pengenalan risiko, langkah pencegahan, dan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Upaya tersebut dilakukan untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi kondisi darurat.
Sepertibyang terjadi pada Senin, 15 Juni 2026 lalu, sekitar pukul 13.10 WIB, terjadi kebakaran di kios pengecer BBM di Desa Sukosari Lor, Kecamatan Sukosari, Kabupaten Bondowoso . Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik saat mesin dispenser sedang dioperasikan.
Saat kejadian berlangsung, petugas Pertashop membantu melakukan pemadaman awal menggunakan APAR. Tindakan itu dilakukan sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran dan api berhasil dipadamkan tim pemadam kebakaran yang tiba sekitar pukul 13.46 WIB.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengapresiasi respons cepat petugas. Menurutnya, tindakan tersebut menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat.
"Kami mengapresiasi kesigapan petugas Pertashop yang telah berupaya melakukan pemadaman awal. Hal ini menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan dan pemahaman prosedur tanggap darurat dalam menghadapi situasi kebakaran," ujar Ahad, Kamis, 18 Juni 2026.
Pertamina mengimbau masyarakat selalu mengutamakan keselamatan saat menghadapi kondisi darurat. Masyarakat diharapkan tetap tenang ketika terjadi kebakaran.
Masyarakat juga diminta menjauh dari sumber api dan segera menghubungi petugas pemadam. Pemadaman awal dapat dilakukan menggunakan APAR apabila kondisi memungkinkan.
Selain itu, masyarakat perlu memahami cara penggunaan APAR dengan benar. Pengetahuan tersebut penting untuk mendukung penanganan awal kebakaran.
Pertamina juga mengingatkan pentingnya pemeriksaan rutin instalasi listrik. Pemeriksaan perlu dilakukan untuk mencegah potensi korsleting yang memicu kebakaran.
Peralatan yang digunakan sehari-hari juga perlu diperiksa secara berkala. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan kebakaran.
Sebagai bagian komitmen keselamatan, Pertamina akan terus memperkuat edukasi masyarakat. Sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan kesadaran terhadap pencegahan dan penanganan kebakaran.
"Pertamina berharap risiko kejadian serupa dapat diminimalkan pada masa mendatang. Upaya itu dilakukan melalui peningkatan pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat." ujarnya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....