Dukung Rekor MURI, TK Islamic Centre Gelar Kegiatan Basuh Kaki Ibu

  • 15 Jun 2026 14:41 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Surabaya terus mematangkan persiapan pelaksanaan kegiatan "Basuh Kaki Orang Tua" dalam rangka pemecahan Rekor MURI 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Juni 2026. Kegiatan yang melibatkan peserta Pra Siaga tersebut akan dilaksanakan secara serentak di Taman Flora Surabaya dan di sekolah masing-masing peserta.

Mengusung tema "Bakti Kecil, Cinta Besar untuk Orang Tua", kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk menanamkan nilai penghormatan dan bakti kepada orang tua sejak usia dini. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, TK Islamic Centre menggelar kegiatan Pra Siaga Ibu dan Anak yang diisi dengan membasuh kaki ibu sebagai simbol penghormatan dan bakti kepada orang tua.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pemecahan Rekor MURI yang digagas Kwarcab Surabaya. Kepala TK Islamic Centre Surabaya, Dwi Istiawati, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menanamkan nilai-nilai bakti dan penghormatan kepada orang tua sejak usia dini.

Menurutnya, anak-anak perlu dibiasakan untuk menghormati dan menyayangi orang tua sebagai bagian dari pembentukan karakter dan jalan meraih keberkahan hidup. "Hari ini TK Islamic Centre mengadakan kegiatan Pra Siaga Ibu dan Anak, salah satunya berupa kegiatan membasuh kaki ibu. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya menyukseskan pemecahan Rekor MURI terkait kegiatan basuh kaki orang tua," ujar Dwi.

Dijelaskannya, tujuan kegiatan ini adalah menanamkan kepada anak-anak agar senantiasa berbakti kepada orang tua. Khususnya kepada ibu, serta mengajarkan pentingnya mencari keberkahan dari Allah SWT melalui ridha orang tua.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari pemecahan rekor. Tetapi juga sarana pendidikan karakter yang mengajarkan nilai bakti, hormat, cinta, syukur, dan tanggung jawab kepada anak-anak.

"Kami berharap anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang sukses karena ridha Allah terletak pada ridha orang tua. Melalui kegiatan ini, kami juga ingin menanamkan nilai-nilai kecintaan, kasih sayang, dan penghormatan kepada orang tua sejak usia dini, sehingga karakter berbakti dapat tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan anak-anak sehari-hari," katanya.

Melalui kegiatan basuh kaki orang tua ini, Kwarcab Surabaya berharap peserta Pra Siaga tidak hanya berpartisipasi dalam pemecahan Rekor MURI, tetapi juga memahami makna memuliakan orang tua sebagai awal dari kebaikan dan keberkahan hidup. Semangat tersebut sejalan dengan slogan kegiatan, yakni "Pra Siaga Berbakti Tanpa Henti, Mengabdi Sepenuh Hati".

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....