Aksi Lingkungan YA Ibad Masuk Peta Resmi UNEP PBB
- 12 Jun 2026 20:37 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Gerakan lingkungan yang dilakukan Yayasan Ibadurrahman (YA Ibad) mendapat pengakuan internasional. Sarasehan Nasional Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang digelar YA Ibad tercatat dalam peta resmi kegiatan global World Environment Day (WED) 2026.
Program tersebut dikoordinasikan oleh United Nations Environment Programme (UNEP), badan lingkungan hidup Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), melalui kampanye #NowForClimate.
Ketua Umum YA Ibad Pusat, Tofit Yono, mengatakan kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab manusia sekaligus implementasi nilai-nilai keagamaan.
"Menjaga alam merupakan wujud tanggung jawab manusia sebagai khalifah di muka bumi. Melalui gerakan ini, kami ingin menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari ibadah nyata dan pengabdian kepada masyarakat," kata Tofit, Kamis 11 Juni 2026
Sarasehan yang digelar secara daring itu diikuti jamaah dan pengurus YA Ibad dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam forum tersebut, peserta mempresentasikan berbagai aksi lingkungan yang telah dilakukan melalui gerakan Ramah Bumi. Mulai dari penanaman pohon, pengelolaan sampah, pembuatan biopori, edukasi eco-enzyme hingga kegiatan pelestarian lingkungan lainnya.
Ketua YA Ibad Research Center (YRC), Retno Hastijanti, mengatakan aksi iklim harus dimulai dari komunitas.
"Aksi iklim dimulai dari komunitas. Setiap pohon yang ditanam dan setiap sampah yang berhasil dikelola merupakan sinyal bahwa masyarakat siap berkontribusi untuk masa depan yang lebih berkelanjutan," ujarnya.
Menurut Retno, pengakuan dari UNEP menunjukkan bahwa aksi-aksi lokal yang dilakukan masyarakat Indonesia dapat menjadi bagian dari gerakan global menghadapi perubahan iklim.
Selain sarasehan, kegiatan juga diisi pemutaran film dokumenter yang menampilkan berbagai aksi lingkungan dari cabang-cabang YA Ibad di seluruh Indonesia.
YA Ibad berharap gerakan Ramah Bumi terus berkembang menjadi gerakan berkelanjutan yang mendorong masyarakat menjaga lingkungan dan memperkuat ketahanan menghadapi perubahan iklim.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....