Aliansi Ojek Online di Jatim Keluhkan Kenaikan Harga BBM Jenis Pertamax

  • 11 Jun 2026 21:25 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya : Sejumlah kelompok masyarakat dari kalangan ojek online mengeluhkan kondisi naiknya harga bensin jenis pertamax menjadi Rp16.250 per liter. Kondisi ini menyebabkan sebagian pengemudi ojek online khususnya jenis layanan mobil memilih untuk berhenti menarik penumpang sementara waktu.

Humas aliansi Driver Online Bubarkan Aplikator Nakal Jawa Timur (Dobrak Jatim), David Walalangi mengatakan beberapa driver online dengan spesifikasi kendaraan tertentu serta harus menggunakan pertamax sebagian sudah memilih untuk berhenti bekerja.

“Kan tidak semua driver atau anggota kami ini menggunakan kendaraan yang toleran diberi pertalite, nah yang pakai pertamax ini beberapa sudah lapor ke saya kalau tidak memungkinkan untuk narik, akhirnya mereka terpaksa tiarap,” ungkap David saat dihubungi RRI Rabu 10 Juni 2026.

Selain itu, kondisi tersebut juga di perparah dengan belum disahkannya Perda Layanan Transportasi Sewa Berbasis Aplikasi yang mengakibatkan harga dari aplikator kepada pengemudi tidak sebanding dengan harga yang harus dibelanjakan untuk kebutuhan BBM.

“Dan ini (Perda Transportasi Online) juga menjadi harga mati, kami terus berkomunikasi dengan Pemprov Jatim untuk mengawal bagaimana jalannya proses perda ini, apalagi harga BBM naik ini justru semakin urgent posisi perda agar segera di sahkan,” ujarnya.

Sementara Juru bicara Front Tolak Aplikator Nakal (Frontal) Jawa Timur Samuel Grandy menjelaskan bahwa bukan tidak mungkin aksi lanjutan akan dilakukan oleh kelompok pengemudi online jika kondisi ini terus terjadi.

“Kalau melihat situasi dan kondisi kedepan tidak ada perubahan, bisa jadi akan ada aksi lanjutan, kami masih belum tahu bagaimana situasi kedepan, untuk saat ini kami tetap berupaya mengawal aksi sebelumnya soal perda itu,” ucap Samuel.

Dalam waktu minggu ini, para komunitas driver online di Surabaya dan Jawa Timur masih mengawal jalannya proses pembahasan Perda Layanan Transportasi Sewa Berbasis Aplikasi. Harapanya dengan adanya perda tersebut dapat sedikit membantu kondisi driver di tengah naiknya harga BBM.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....