Tanggul Lumpur Lapindo Ditinggikan, Warga Khawatir Luapan
- 11 Jun 2026 11:36 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Sidoarjo – Aktivitas peninggian tanggul penahan lumpur Lapindo di titik 71, yang berada di perbatasan Kelurahan Siring, Kecamatan Porong, dan Kelurahan Ketapang Keres, Kecamatan Tanggulangin, terus dilakukan. Langkah ini diambil menyusul meningkatnya permukaan air dan lumpur yang disebut telah melampaui bibir tanggul lama.
Pantauan di lokasi, menunjukkan sejumlah alat berat dikerahkan untuk memperkuat tanggul. Salah satu ekskavator terlihat melakukan pekerjaan penimbunan tanah guna menambah ketinggian tanggul yang selama ini menahan genangan lumpur di kawasan terdampak.
Misno (60), mantan warga Kelurahan Siring, mengatakan pekerjaan peninggian tanggul telah berlangsung sejak Jumat 4 Juni 2026. Menurutnya, volume air dan lumpur terus bertambah sejak tidak lagi dilakukan pembuangan ke Sungai Porong.
“Sekarang permukaannya sudah lebih tinggi dari bibir tanggul lama, makanya tanggul ditinggikan. Kalau terus naik tentu mengkhawatirkan karena bisa mengancam rel kereta api dan Jalan Raya Porong,” ujarnya saat ditemui, Kamis 11 Juni 2026.
Kekhawatiran serupa disampaikan Usmin (54), warga Desa Jatirejo. Ia menilai peninggian tanggul menjadi langkah penting untuk mencegah luapan lumpur keluar dari area penampungan.
Namun, ia menyoroti lokasi pengambilan material tanah yang dinilai terlalu dekat dengan tanggul lama sehingga berpotensi memicu longsor. Diketahui, semburan lumpur Lapindo yang muncul sejak 29 Mei 2006 hingga kini masih aktif.
Sementara penurunan muka tanah di sekitar area semburan membuat tanggul penahan lumpur harus secara berkala diperkuat dan ditinggikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....