Pemkot Surabaya Pastikan Akurasi Timbangan Pedagang lewat Tera Gratis

  • 11 Jun 2026 11:55 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Pemerintah Kota Surabaya terus memperluas layanan tera timbangan gratis di pasar tradisional guna memastikan akurasi alat ukur yang digunakan pedagang. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kepercayaan konsumen sekaligus melindungi pedagang dari potensi kerugian akibat ketidaksesuaian hasil penimbangan.

Koordinator Sidak Pasar Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (Dinkopumdag) Kota Surabaya, Dicky Hermawan mengatakan pelayanan tera merupakan program rutin yang dijalankan UPT Metrologi Legal sepanjang tahun. Program tersebut menyasar seluruh pasar tradisional agar transaksi jual beli berlangsung adil dan sesuai standar.

“Metrologi hadir untuk menjaga kepercayaan antara pedagang dan konsumen. Kami memastikan tidak ada yang dirugikan karena ketidaksesuaian ukuran timbangan,” kata Dicky.

Menurutnya, seluruh proses pengujian menggunakan anak timbangan standar yang telah dikalibrasi dan tertelusur hingga Direktorat Metrologi di Bandung. Dengan demikian, hasil pengukuran yang dilakukan petugas memiliki tingkat akurasi yang terjamin.

Selain melakukan pemeriksaan, petugas juga langsung melakukan penyetelan apabila ditemukan ketidaksesuaian pada timbangan pedagang. Pemkot Surabaya bahkan menyediakan tim reparatur untuk menangani kerusakan ringan tanpa biaya.

“Kalau ditemukan timbangan kurang tepat, kami langsung lakukan perbaikan. Semua layanan ini gratis sehingga pedagang bisa kembali menggunakan timbangan yang akurat,” ujarnya.

Dicky menjelaskan program tera tidak hanya bertujuan melindungi konsumen, tetapi juga menjaga kepentingan pedagang. Sebab, pihaknya kerap menemukan timbangan yang menunjukkan hasil berlebih sehingga berpotensi merugikan penjual.

“Banyak yang mengira tera hanya melindungi pembeli. Faktanya, kami juga menemukan timbangan yang hasilnya berlebih sehingga justru merugikan pedagang. Karena itu tera penting bagi kedua belah pihak,” tuturnya.

Antusiasme pedagang terhadap layanan tera gratis cukup tinggi. Banyak pedagang memanfaatkan kesempatan tersebut setelah mendapatkan informasi dari pengelola pasar maupun sosialisasi pemerintah.

Pelayanan tera dilakukan secara bergilir di seluruh pasar tradisional Surabaya sesuai jadwal yang telah disusun selama satu tahun. Pedagang yang tidak sempat mengikuti kegiatan di pasar juga dapat memanfaatkan layanan di kantor UPT Metrologi Legal Kota Surabaya di Gedung Siola lantai dua.

Program tersebut mendapat respons positif dari pedagang Pasar Pahing Rungkut. Agus, salah satu pedagang sembako, menilai tera ulang penting untuk memastikan transaksi berlangsung jujur dan adil.

“Kalau timbangannya akurat, pedagang dan konsumen sama-sama diuntungkan. Apalagi layanan ini gratis, tentu sangat membantu kami,” ujar Agus.

Senada, Fahrul Rozi mengaku rutin mengikuti tera ulang untuk memastikan alat timbang yang digunakan tetap sesuai standar. “Program seperti ini perlu terus dilakukan supaya timbangan tetap pas dan tidak merugikan konsumen,” kata Fahrul.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....