Kemenko Polkam: Tantangan Generasi Muda ditengah Ketidakpastian Geopolitik
- 09 Jun 2026 21:35 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Deputi Koordinasi Kebijakan Luar Negeri Kemenko Polkam, Mohammad K Koba, menyoroti tantangan generasi muda ditengah ketidakpastian Geopolitik dunia. Hal tersebut disampaikan saat menjadi pembicara di Preliminary Discussion D-8 Youth Dialogue bertajuk Navigating Uncertainty, Building Resilience berlangsung di ASEEC Tower UNAIR.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan ketidakstabilan geopolitik menghadirkan tantangan yang semakin kompleks. “Tema kegiatan ini bukan sekadar tema diskusi. Ini merupakan tantangan nyata yang dihadapi generasi muda,” ujarnya, Selasa, 9 Juni 2026.
Koba menegaskan bahwa ketidakpastian tidak selalu menjadi hambatan. Ia menilai kondisi tersebut dapat menjadi peluang untuk menunjukkan kepemimpinan.
| Baca juga: Remaja Berprestasi tanpa Kehilangan Akhlak |
“Ketidakpastian pasti akan datang. Pertanyaannya, apakah kita siap meresponsnya dengan keberanian dan kerja sama,” katanya.
Ia juga menilai Surabaya menjadi lokasi yang tepat untuk membahas isu tersebut. Semangat perjuangan pemuda Surabaya dinilai relevan menghadapi tantangan masa kini.
“Para pemuda Surabaya tidak menunggu kondisi sempurna. Mereka memiliki tujuan, solidaritas, dan keberanian untuk bertindak,” ucapnya.
Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, Heru Hartanto Subolo, menekankan pentingnya peran pemuda. Ia mendorong generasi muda membangun jejaring internasional dan memperkuat kolaborasi lintas negara.
“Diplomasi tidak hanya berlangsung di ruang perundingan. Diplomasi juga lahir melalui kolaborasi dan pertukaran gagasan,” ujarnya.
Heru menambahkan D-8 Youth Dialogue menjadi wadah penting bagi keterlibatan pemuda. Forum tersebut membuka ruang untuk menghadirkan solusi atas berbagai persoalan global.
“Ide tidak boleh berhenti di atas kertas. Ide harus menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak nyata,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....