Sanghadana Vesak Festival 2026 Dorong Kepedulian Sosial dan Regenerasi Umat

  • 01 Jun 2026 14:45 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Rangkaian Vesak Festival 2026 menghadirkan kegiatan Sanghadana sebagai salah satu agenda utama perayaan Tri Suci Waisak. Kegiatan yang berlangsung pada 30 Mei 2026 itu menjadi ruang bagi umat Buddha untuk memperkuat nilai welas asih, rasa syukur, dan kepedulian sosial melalui tradisi berdana kepada Bhikkhu Sangha.

Mengusung tema “Interbeing: Our Happiness, Our Shared Responsibility”, Vesak Festival 2026 tidak hanya menghadirkan prosesi spiritual. Tetapi juga mengajak masyarakat memaknai kebahagiaan sebagai tanggung jawab bersama yang diwujudkan melalui tindakan nyata dan kebajikan sehari-hari.

Salah satu Ketua Acara Vesak Festival 2026, Elvina Falencia, mengatakan Sanghadana merupakan momentum bagi umat untuk menumbuhkan kepedulian terhadap sesama sekaligus menghormati Bhikkhu Sangha yang selama ini memberikan bimbingan spiritual. “Melalui Sanghadana, umat diajak untuk memaknai Waisak sebagai kesempatan memperkuat welas asih, rasa syukur, dan kepedulian kepada sesama. Persembahan jubah kepada Bhikkhu Sangha menjadi simbol penghormatan atas bimbingan spiritual yang telah diberikan kepada umat,” ujarnya dalam rilis yang diterima pada Senin, 1 Juni 2026.

Pada tahun ini, sekitar 15 anggota Bhikkhu Sangha hadir dalam kegiatan yang diikuti umat Buddha dari berbagai kalangan. Mereka menerima persembahan berupa kebutuhan sehari-hari, termasuk jubah yang didanakan umat sebagai bentuk penghormatan dan dukungan terhadap kehidupan spiritual para Bhikkhu.

Selain prosesi keagamaan, Vesak Festival juga menjadi wadah pembelajaran bagi generasi muda Buddhis. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Young Buddhist Association (YBA) of Indonesia tersebut mendorong keterlibatan anak muda dalam menjaga dan meneruskan nilai-nilai kebajikan di tengah perkembangan zaman.

Salah satu Ketua Acara Vesak Festival 2026, David Nugraha, menilai keterlibatan generasi muda menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan ajaran Buddha di masa depan. “Kami ingin anak-anak muda Buddhis tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga terlibat aktif dalam merawat nilai kebajikan. Kegiatan ini menjadi ruang belajar bersama untuk melatih kepedulian, tanggung jawab, dan penghormatan kepada Sangha,” kata David.

Dalam kesempatan tersebut, YBA of Indonesia juga memberikan penghargaan kepada Ketut Panji Budiawan, yang akan memasuki masa purna tugas sebagai Pembimas Buddha Jawa Timur pada Agustus 2026. Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusinya dalam mendukung perkembangan umat Buddha di Jawa Timur.

Melalui Sanghadana Vesak Festival 2026, penyelenggara berharap nilai welas asih, kebajikan, dan kepedulian sosial dapat terus berkembang di tengah masyarakat. Pesan tersebut sejalan dengan semangat Waisak yang mengajarkan bahwa kebahagiaan tidak hanya dirasakan secara pribadi, tetapi juga tumbuh melalui kontribusi dan perhatian terhadap sesama.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....