Pemprov Jatim Dorong Penguatan Industri Kopi Melalui ICX 2026
- 29 Mei 2026 15:27 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur berupaya memperkuat ekosistem industri kopi, mulai dari petani, pelaku usaha, hingga sektor pemasaran, sekaligus mendorong pengembangan kopi lokal agar semakin berdaya saing di tingkat nasional.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur, Heru Suseno, mengatakan Jawa Timur memiliki peran penting dalam industri kopi nasional. Berdasarkan data tahun 2025, produksi kopi Jawa Timur mencapai sekitar 78,8 ribu ton. Angka tersebut menempatkan Jawa Timur sebagai produsen kopi terbesar keempat di Indonesia setelah Sumatera Selatan, Lampung, dan Sumatera Utara.
"Produksi kopi Jawa Timur tahun 2025 bisa mencapai 78,8 ribu ton. Kalau melihat perkembangan kafe dan kedai kopi hingga desa-desa, konsumsi kopi juga terus meningkat,” kata Heru saat pembukaan ICX 2026 di Surabaya, Jumat, 29 Mei 2026.
Menurut Heru, Jawa Timur selama ini dikenal melalui kopi Arabika unggulan seperti Ijen, Raung, dan Argopuro. Namun, ada pula jenis kopi Excelsa yang mulai mendapat perhatian karena memiliki cita rasa khas.
Kopi Excelsa ditemukan di sejumlah wilayah seperti Pujon, Jombang, dan Wonosalam. Meski produksinya tidak sebesar jenis kopi lain, Excelsa dinilai memiliki karakter rasa yang unik dan berpotensi dikembangkan lebih luas.
"Excelsa itu sebenarnya sudah lama, cuma memang tidak familiar karena jumlahnya sedikit. Produksinya juga tidak besar, sehingga banyak petani yang tidak mengenal. Tetapi taste-nya itu ada, mendekati Arabika dan mendekati Robusta," lanjutnya.
Berbagai event kopi yang digelar di Jawa Timur dinilai menjadi sarana penting untuk memperkenalkan kopi lokal kepada masyarakat luas. Sektor kopi diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi petani maupun pelaku usaha kopi di Jawa Timur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....