Kurban Menjadi Pembelajaran Keikhlasan bagi Umat Muslim
- 28 Mei 2026 11:33 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Ibadah kurban tidak hanya dimaknai sebagai penyembelihan hewan semata, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran keikhlasan dan ketaatan kepada Allah SWT. Hal itu disampaikan Ketua Departemen Humas PW Salimah Jatim Ustazah Rachma Ayuningtyas dalam program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Surabaya, Kamis, 28 Mei 2026.
Ustazah Yuyun, sapaan akrab narasumber, mengatakan Iduladha yang baru saja diperingati umat Muslim menjadi momentum untuk kembali memahami makna ibadah kurban. Menurutnya, kurban merupakan ibadah yang dianjurkan bagi umat Islam yang mampu, sekaligus bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT.
“Kurban berasal dari kata qaruba atau qurbanan yang artinya mendekatkan diri. Jadi ibadah kurban ini bukan hanya menyembelih hewan, tetapi bagaimana kita mendekatkan diri kepada Allah,” ujarnya.
| Baca juga: Kurban Selamatkan Dunia dan Akhirat |
Ia menjelaskan, perintah berkurban telah disebutkan dalam Surat Al-Kautsar ayat 2 yang artinya, “Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.”
Menurutnya, makna kurban juga berkaitan dengan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Selain itu, ibadah kurban mengajarkan kesabaran dan keikhlasan sebagaimana dicontohkan keluarga Nabi Ibrahim AS.
“Jangan sampai kita berpikir bahwa kesabaran dan keikhlasan itu hanya bisa dilakukan keluarga Nabi Ibrahim. Justru kita harus belajar dari ketauhidan, ketaatan, ketertundukan, dan keikhlasan mereka saat menjalankan perintah Allah,” katanya.
Ustazah Yuyun menambahkan, keikhlasan berarti memurnikan ibadah hanya kepada Allah SWT. Hal itu sebagaimana dijelaskan dalam Surat Al-An’am ayat 162 yang artinya, “Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seluruh alam.”
Ia menyebut ibadah kurban sebagai madrasah keikhlasan karena membutuhkan perjuangan dan pengorbanan yang tidak sedikit. Mulai dari menyisihkan harta, membeli hewan kurban, hingga membagikan daging kepada masyarakat, seluruh proses tersebut menjadi latihan untuk ikhlas.
“Kita belajar ikhlas saat menabung dan menyisihkan harta sedikit demi sedikit untuk berkurban. Setelah hewan disembelih lalu dagingnya dibagikan, di situlah kita dilatih untuk ikhlas dan peduli kepada sesama,” ucapnya.
Keutamaan berkurban juga dijelaskan dalam hadis riwayat Tirmidzi, “Tidak ada amalan anak Adam pada hari Nahr yang lebih dicintai Allah selain mengalirkan darah hewan kurban.”
Melalui ibadah kurban, umat Islam diharapkan mampu meningkatkan ketakwaan, kepedulian sosial, serta menanamkan nilai keikhlasan dalam kehidupan sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....