Hakikat Kurban Wujud Ketaatan dan Kepedulian Sosial
- 28 Mei 2026 05:59 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Moment Hari Raya Iduladha, umat Islam diajak memaknai kurban sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT sekaligus wujud kepedulian sosial terhadap sesama. Pimpinan Pesantren dan Panti Asuhan Mitra Arafah Surabaya, Ustazah Haniah, mengatakan Iduladha menjadi momentum mengenang kisah Nabi Ibrahim as yang mendapat ujian keimanan dari Allah SWT melalui perintah menyembelih putranya, Nabi Ismail AS.
Namun, karena ketakwaannya, Allah SWT kemudian mengganti Nabi Ismail as dengan seekor domba. “Hakikat kurban adalah ketaatan total dan ketundukan seorang hamba kepada Allah SWT, sekaligus meneladani Nabi Ibrahim as dalam mengendalikan ego dan keserakahan,” ujar Ustazah Haniah dalam program Mutiara Pagi PRO 1 RRI Surabaya, Senin, 25 Mei 2026.
Ia menjelaskan, perintah berkurban ditegaskan dalam Surah Al-Kautsar ayat 2 sebagai bentuk syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Selain itu, Surah Al-Maidah ayat 27 menjelaskan bahwa Allah SWT menerima kurban dari orang-orang yang bertakwa.
Menurut Ustazah Haniah, nilai-nilai kurban juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Diantaranya melalui pengorbanan waktu, tenaga, pikiran, maupun harta demi membantu sesama.
“Dengan berkurban, kita tidak hanya menjalankan ibadah ritual, tetapi juga memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial,” katanya.
Ia menambahkan, ibadah kurban memiliki sejumlah keutamaan. Antara lain mendekatkan diri kepada Allah SWT, membersihkan diri dari sifat kikir, serta menghidupkan sunah Nabi Ibrahim as.
Dalam hadis riwayat Ahmad disebutkan, tidak ada amalan pada Hari Raya Iduladha yang lebih dicintai Allah SWT selain mengalirkan darah hewan kurban. Ustazah Haniah berharap Iduladha dapat menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....