Generasi Muda Berani dan Kreatif, Ganjar Sarankan Pendampingan Tepat

  • 20 Mei 2026 20:43 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Mantan Gubernur Jawa Tengah sekaligus tokoh nasional, Ganjar Pranowo, menilai generasi muda saat ini sangat kreatif dan berani menyampaikan gagasan maupun kritik sosial. Ganjar menekankan, generasi muda tetap membutuhkan pendampingan dan pendekatan tepat agar dapat berkembang positif di tengah tantangan zaman.

Hal itu disampaikan Ganjar dalam Dialog Aspirasi Pro1 RRI Surabaya, Rabu, 20 Mei 2026, bertema “Kebangkitan Nasional: Bangkit atau Diam?” dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional atau Harkitnas 2026 dengan tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”.l

Menurut Ganjar, setiap generasi memiliki tantangan sejarah yang berbeda. Jika pada masa Budi Utomo generasi muda berjuang merebut kemerdekaan, maka generasi saat ini menghadapi tantangan baru berupa disrupsi teknologi, perubahan geopolitik dunia hingga krisis mental dan identitas.

“Setiap generasi punya sejarah, dan setiap sejarah pasti punya generasi. Tantangan anak muda sekarang berbeda dengan dulu, sehingga pendekatannya juga tidak bisa disamakan,” ujarnya.

Ganjar menilai perkembangan teknologi digital membuat generasi muda memiliki ruang ekspresi yang jauh lebih luas dibanding generasi sebelumnya. Kreativitas mereka bahkan kerap muncul melalui cara-cara baru yang berbeda dalam menyampaikan aspirasi maupun keresahan sosial.

Menurutnya, hal itu terlihat dari berbagai bentuk ekspresi kreatif generasi muda di media sosial saat menyampaikan kritik sosial beberapa waktu terakhir. Mulai dari penggunaan simbol visual digital yang sempat viral hingga munculnya berbagai istilah populer di media sosial sebagai bentuk penyampaian keresahan sosial generasi muda di ruang digital.

“Jangan langsung menyalahkan anak muda ketika mereka menyampaikan protes dengan cara berbeda. Itu bentuk kreativitas dan ekspresi generasi hari ini,” katanya.

Ia menilai, jika dahulu penyampaian aspirasi lebih banyak dilakukan melalui orasi dan aksi massa konvensional, maka generasi muda saat ini memanfaatkan media digital, visual kreatif dan budaya populer untuk menyampaikan pesan sosial kepada publik.

Namun demikian, Ganjar mengingatkan kreativitas generasi muda tetap perlu diarahkan agar tidak kehilangan tujuan dan nilai kebangsaan. Karena itu, menurutnya, generasi muda membutuhkan pendampingan yang tidak hanya berfokus pada pendidikan dan ilmu pengetahuan, tetapi juga penguatan karakter dan akhlak.

“Pintar saja tidak cukup. Anak muda juga harus punya karakter dan akhlak yang baik agar ide dan kreativitasnya bisa membawa dampak positif bagi bangsa,” ujarnya.

Ganjar juga mengapresiasi semakin banyak generasi muda yang terlibat dalam inovasi digital, ekonomi kreatif dan gerakan sosial masyarakat. Menurutnya, potensi besar generasi muda harus difasilitasi melalui pendidikan, pelatihan dan ruang kreatif agar mampu menjadi kekuatan pembangunan bangsa.

Melalui momentum Hari Kebangkitan Nasional, Ganjar berharap seluruh elemen masyarakat dapat memberi ruang yang sehat bagi generasi muda untuk tumbuh, berekspresi dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa di tengah perubahan zaman yang semakin cepat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....