Flyover Gedangan Ditarget Urai Macet Akhir 2026
- 20 Mei 2026 20:10 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mulai mensosialisasikan pengadaan tanah untuk pembangunan flyover Gedangan kepada ratusan warga terdampak di Kantor Kecamatan Gedangan. Proyek infrastruktur tersebut ditargetkan menyelesaikan proses pembebasan lahan pada akhir 2026 sebelum pembangunan fisik dimulai pada 2027.
Bupati Subandi menegaskan pembangunan flyover menjadi program prioritas daerah untuk mengatasi kemacetan kronis di perempatan Gedangan. Menurutnya, proyek tersebut juga telah mendapat dukungan pemerintah pusat.
“Kami pastikan masyarakat tidak dirugikan, justru diuntungkan. Semua akan diganti sesuai penilaian appraisal tertinggi tanpa makelar,” kata Subandi dalam keterangan yang diterima, Rabu 20 Mei 2026.
Dalam forum itu, warga mengajukan sejumlah pertanyaan terkait kelengkapan dokumen tanah, mekanisme pembebasan lahan, penyelesaian hak waris, hingga ketentuan pajak dan BPHTB. Pemerintah memastikan pemilik lahan tidak akan dibebani pajak maupun BPHTB selama proses pembebasan berlangsung.
Kepala Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Sidoarjo, M. Makhmud, menjelaskan tahapan pengadaan tanah meliputi proses perencanaan, persiapan, hingga pelaksanaan yang mencakup pengukuran lahan, inventarisasi data fisik dan yuridis, penilaian appraisal independen, sampai pemberian ganti kerugian kepada warga terdampak.
Menurut Makhmud, berdasarkan kajian Detail Engineering Design (DED), trase flyover digeser ke sisi timur karena dinilai lebih efisien dan minim dampak sosial. Pergeseran trase itu juga mempertimbangkan kondisi topografi dan daya dukung tanah yang lebih ideal untuk pembangunan struktur bawah jembatan.
“Ada penghematan waktu, efisiensi anggaran, dan pergeseran trase ke sisi timur merupakan pertimbangan teknis DED flyover Gedangan,” ujar Makhmud.
Ia menyebut luas lahan terdampak mencapai 45.822 meter persegi dengan total 89 kepala keluarga. Sebagian bidang lahan yang terdampak juga merupakan aset negara seperti Polsek, Puskesmas, PDAM, dan lahan milik PT KAI.
Pemkab Sidoarjo berharap dukungan masyarakat dan sinergi lintas instansi dapat mempercepat realisasi flyover Gedangan sebagai solusi jangka panjang mengurai kemacetan di jalur utama kawasan selatan Kabupaten Sidoarjo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....