DPRD Surabaya Apresiasi Antusiasme Warga di Surabaya Vaganza 2026
- 17 Mei 2026 12:17 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Antusiasme masyarakat menyaksikan gelaran Surabaya Vaganza yang digelar Pemerintah Kota Surabaya,Sabtu, 16 Mei 2026 malam, menuai apresiasi dari kalangan DPRD Kota Surabaya.
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, menilai tingginya partisipasi warga dalam rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya ke 733, mulai Festival Rujak Uleg hingga parade mobil hias dalam Surabaya Vaganza, harus menjadi energi bagi Pemkot untuk terus menghadirkan ruang hiburan bagi masyarakat.
“Pemerintah dan masyarakat bersatu padu merayakan hari jadi kota yang telah memberikan segalanya, nuansa kebahagian terpancar ditengah beban hidup yang mungkin saja dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Menurut Toni, pasca pandemi Covid-19 pada 2020 lalu serta adanya kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, gelaran event di Kota Surabaya mengalami penurunan cukup signifikan. Padahal, kegiatan hiburan yang digelar gratis oleh pemerintah dinilai mampu menjadi stimulan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Setiap konser musik pasti ada pedagang air mineral yang berjalan berkeliling dan juga pelaku UMKM yang lain pasti akan merasakan manfaatnya, jadi Pemkot Surabaya bisa melaksanakan pepatah sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui, tujuan menyediakan sarana hiburan dapat, membantu UMKM bertahan hidup terpenuhi,” paparnya.
Politisi yang tengah menyusun buku keduanya itu juga menyoroti derasnya arus informasi di media sosial yang dinilai dapat memicu kejenuhan di tengah masyarakat. Menurutnya, tidak semua orang memiliki energi dan kemampuan untuk menyaring informasi secara tepat di tengah aktivitas sehari-hari.
“Kalau orang mampu mungkin dia akan pergi ke café untuk mendengarkan live music agar lepas dari kepenatan hidup, lha kalau saudara kita yang belum mampu yang tidak bisa datang ke café, maka kepenatannya tidak tersalurkan, sehingga berpotensi menciptakan disharmonisasi dalam rumah tangga,” jelasnya.
Mantan Ketua Komisi A DPRD Surabaya itu menambahkan, saat ini arus informasi terkait kondisi ekonomi berkembang sangat cepat, baik dari pihak yang memiliki kompetensi maupun yang tidak memiliki kapasitas namun memiliki tujuan tertentu.
“Hal ini tentu menimbulkan kecemasan ditengah masyarakat, makanya rakyat butuh media untuk melepas beban hidup, dulu di warung kopi bisa bercengkrama lepas, sekarang ada pergeseran sosial di warung kopi sibuk dengan gadgetnya masing masing, sehingga mungkin masyarakat sudah mulai merasa sepi dalam keramaian,” tegasnya.
Karena itu, Toni berharap pada momentum Hari Pahlawan November mendatang, Pemkot Surabaya kembali menghadirkan kegiatan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.
“Ada kegiatan refleksi nilai nilai kepahlawanan melalui teatrikal perobekan bendera di hotel Yamamoto, napak tilas bangunan bersejarah di kota Surabaya, doa bersama lintas iman dan yang terakhir mudah-mudahan ada gelaran even musik di balai kota, dengan menghadirkan band asli Surabaya lintas genre musik,” tegasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....