Gubernur Khofifah Lepas 1.790 Siswa SMK Peserta Magang Luar Negeri
- 16 Mei 2026 17:24 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Tulungagung - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas 1.790 murid peserta magang kerja luar negeri. Serta alumni pekerja migran dari SMK wilayah Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan di SMKS Sore Tulungagung.
Program tersebut menjadi bagian penguatan pendidikan vokasi di Jawa Timur agar lulusan SMK mampu bersaing di pasar kerja internasional. Dari total peserta, sebanyak 1.067 orang merupakan murid kelas XII dan XIII peserta magang luar negeri, sedangkan 723 lainnya alumni SMK yang bekerja sebagai pekerja migran.
Negara tujuan penempatan meliputi Jepang, Korea Selatan, Jerman, Malaysia, Singapura, Taiwan, Australia, Tiongkok, hingga Uni Emirat Arab. Jepang menjadi negara tujuan terbanyak dengan 1.216 peserta, disusul Korea Selatan sebanyak 460 peserta.
Dalam sambutannya, Khofifah mengatakan konektivitas dunia pendidikan dengan industri global harus terus diperkuat agar lulusan SMK memiliki daya saing tinggi. Menurutnya, pendidikan vokasi harus mampu menjawab kebutuhan tenaga kerja internasional.
“Konektivitas yang sudah terbangun menjadi bagian penting untuk terus diluaskan. Ini menjadi ikhtiar bersama agar lulusan SMK Jawa Timur mampu menjawab kebutuhan dunia industri global,” ujar Khofifah, dalam siaran pers, Sabtu 16 Mei 2026.
Khofifah menjelaskan, lulusan SMK Jawa Timur memiliki peluang bekerja di berbagai sektor strategis seperti manufaktur, teknologi, perhotelan, kesehatan, konstruksi, logistik, hingga pertanian modern. Ia mencontohkan Jerman membutuhkan tenaga kerja pengelasan bawah laut, sedangkan Jepang membuka peluang besar di sektor pertanian dan industri.
Karena itu, ia menekankan pentingnya penguatan kompetensi keahlian, kedisiplinan, dan kemampuan bahasa asing bagi murid SMK. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi kunci utama untuk bersaing di tingkat global.
“Selain bawa rezeki, bawa pulang ilmunya karena kalian pahlawan devisa serta jaga nama baik Bangsa Indonesia,” pesannya kepada para peserta.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menyebut tingginya penyerapan lulusan SMK di dunia kerja internasional menjadi bukti kualitas pendidikan vokasi di Jawa Timur terus berkembang. Ia meminta para lulusan menjaga kepercayaan industri global terhadap tenaga kerja asal Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....