Akses Strategis, DPR RI Dorong Sidoarjo Kembangkan Wisata Terpadu

  • 15 Mei 2026 17:04 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Sidoarjo - Upaya memperkuat identitas pariwisata daerah terus didorong melalui penguatan branding khas lokal. Kabupaten Sidoarjo dinilai memiliki potensi besar untuk membangun citra wisata berbasis produk unggulan, terutama bandeng dan udang windu.

‎Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, menegaskan bahwa branding menjadi kunci utama dalam membangun daya tarik pariwisata. Menurutnya, Sidoarjo sebenarnya telah memiliki identitas kuat yang perlu terus diperkuat dan dikembangkan.

‎“Branding itu adalah merek. Sidoarjo sudah punya karakter kuat, yaitu bandeng dan udang windu. Ini harus dibesarkan sebagai ciri khas daerah dan tidak boleh hilang,” ujar Bambang dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kementerian Pariwisata, Jumat 15 Mei 2026.

‎Ia menambahkan, keberadaan produk olahan berbasis bandeng dan udang harus menjadi bagian tak terpisahkan dari wajah Sidoarjo. Bahkan, menurutnya, setiap ruang publik hingga destinasi wisata seharusnya menampilkan kekhasan tersebut sebagai identitas utama.

‎Selain kuliner, Bambang juga menyoroti potensi wisata pesisir Sidoarjo yang dinilai relevan dengan branding tersebut.

‎“Pantai di Sidoarjo memiliki potensi karena terkait langsung dengan komoditas udang dan bandeng. Ini harus diangkat sebagai bagian dari daya tarik wisata,” katanya.

‎Lebih jauh, ia menilai posisi geografis Sidoarjo sangat strategis karena berada di antara sejumlah daerah dengan tingkat ekonomi tinggi, termasuk Surabaya.

‎Ditambah lagi, aksesibilitas yang didukung keberadaan bandara, terminal, serta jaringan tol dari berbagai arah menjadikan Sidoarjo berpeluang menjadi pusat transit wisata.

‎“Sidoarjo bisa menjadi hub bagi wisatawan yang menuju berbagai destinasi seperti Bromo. Ini peluang besar untuk mengembangkan sektor perhotelan, pusat perbelanjaan, dan infrastruktur pendukung lainnya,” jelasnya.

‎Senada dengan itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Sidoarjo, Yudhi Irianto, menyatakan pihaknya terus mendorong penguatan identitas daerah melalui kolaborasi lintas sektor.

‎“Kami akan mengoptimalkan potensi yang ada, termasuk kuliner khas dan wisata pesisir, sebagai bagian dari strategi branding Sidoarjo. Ini penting agar memiliki daya saing di tingkat nasional,” ujar Yudhi.

‎Ia menegaskan, pengembangan pariwisata tidak hanya berfokus pada destinasi, tetapi juga ekosistem pendukung seperti investasi, promosi, dan keterlibatan masyarakat.

‎Dengan strategi branding yang terarah dan dukungan infrastruktur yang memadai, Sidoarjo dinilai memiliki peluang besar untuk tampil sebagai destinasi sekaligus pusat transit wisata unggulan di Jawa Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....