Kemenag Jatim Sambut 57 Bhikkhu Indonesia Walk for Peace
- 14 Mei 2026 18:17 WIB
- Surabaya
Poin Utama
- Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur menyambut 57 bhikkhu peserta Indonesia Walk for Peace 2026 di Aula Kanwil Kemenag Jatim, Kamis, 14 Mei 2026.
- Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Jatim, Syaikhul Hadi, mengatakan perjalanan damai tersebut menjadi simbol pentingnya menjaga kerukunan dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
- Bhikkhu Beng An asal Malaysia mengaku terharu dengan sambutan masyarakat di sepanjang perjalanan.
RRI.CO.ID, Surabaya - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur menyambut 57 bhikkhu peserta Indonesia Walk for Peace 2026 di Aula Kanwil Kemenag Jatim, Kamis, 14 Mei 2026. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Kanwil Kemenag Jatim, tokoh agama, tokoh masyarakat, panitia, serta ratusan umat Buddha dari Surabaya dan Sidoarjo.
Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Jatim, Syaikhul Hadi, mengatakan perjalanan damai tersebut menjadi simbol pentingnya menjaga kerukunan dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. “Perdamaian dapat dimulai dari langkah-langkah kecil melalui sikap saling menghormati dan saling mendukung antar sesama,” kata Syaikhul Hadi dalam sambutannya.
Ia menambahkan, Kementerian Agama terus mendorong penguatan moderasi beragama sebagai fondasi kehidupan masyarakat yang harmonis. Menurutnya, kegiatan lintas agama seperti Indonesia Walk for Peace relevan untuk mempererat persaudaraan antarumat.
“Semoga perjalanan ini membawa kedamaian dan harmoni bagi sesama,” ujarnya.
Ketua Panitia Indonesia Walk for Peace Jawa Timur, Irwan Pontoh, menjelaskan peserta perjalanan terdiri dari berbagai usia, mulai 23 tahun hingga 67 tahun. Perjalanan tersebut dipimpin Bhante Prakari dari Thailand dan menempuh jalur timur selama 11 hari.
Menurut Irwan, para bhikkhu tiba di Denpasar pada 7 Mei 2026 dan dijadwalkan mengikuti rangkaian Waisak Nasional di Candi Borobudur pada 28 Mei 2026. “Perayaan Waisak dan perjalanan damai ini bukan milik satu golongan saja, tetapi milik kita semua,” katanya.
Sementara itu, Bhikkhu Beng An asal Malaysia mengaku terharu dengan sambutan masyarakat di sepanjang perjalanan. “Kami melakukan perjalanan di tengah cuaca panas. Namun ketika melihat umat yang antusias menyambut kami, semangat kami kembali tumbuh,” tuturnya.
Usai kegiatan di Kanwil Kemenag Jatim, rombongan bhikkhu dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Masjid Al Akbar Surabaya dan bermalam di Buddhayana Dharmawira Centre Surabaya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....