Wali Kota Eri Gandeng 6 Lembaga CSR Perbaiki Ribuan Rutilahu dan Tekan Stunting

  • 13 Mei 2026 18:23 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya — Menjelang Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733, Pemerintah Kota Surabaya menggandeng enam lembaga untuk mempercepat perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dan penanganan stunting melalui kolaborasi gotong royong dan program CSR.

Kesepakatan kerja sama tersebut ditandai melalui penandatanganan MoU di Gedung Serbaguna RW VI Cempaka, Kecamatan Tegalsari, Rabu, 13 Mei 2026. Enam lembaga yang terlibat yakni Yayasan Buddha Tzu Chi, Ciputra Development, Pakuwon Jati, Baznas Surabaya, Bangga Surabaya Peduli, dan Nurul Hayat.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan pembangunan kota tidak bisa hanya mengandalkan APBD, tetapi membutuhkan keterlibatan dunia usaha dan lembaga sosial.

“Negara tidak akan kuat jika hanya pemerintah yang bergerak. Tapi hari ini dibuktikan, kekuatan gotong royong bisa menjadi satu kesatuan besar,” ujar Eri.

Ia bahkan menyebut para pimpinan lembaga CSR sebagai “Wali Kota Surabaya” karena kepedulian mereka terhadap masyarakat kecil.

Berdasarkan data Pemkot Surabaya, masih terdapat sekitar 7.000 hingga 9.000 unit Rutilahu yang membutuhkan penanganan. Pada 2026, pemkot menargetkan rehabilitasi 4.242 rumah, terdiri dari 2.240 unit melalui APBD, 1.002 unit lewat jalur non-APBD termasuk 905 unit hasil kolaborasi CSR, serta 1.000 unit bantuan stimulan dari Kementerian PKP.

Perbaikan difokuskan pada kerusakan utama seperti atap, lantai, dinding, dan jamban, dengan sasaran warga ber-KTP Surabaya dari kelompok desil 1–5 yang memiliki lahan sah dan tidak bersengketa.

Selain perbaikan rumah, kolaborasi juga diarahkan untuk penanganan stunting. Eri menyebut angka stunting di Surabaya turun drastis dari 28,5 persen menjadi 0,5 persen selama masa kepemimpinannya.

“Ini bukan kekuatan wali kota, tapi kekuatan orang-orang hebat yang bersedia menjadi orang tua asuh bagi anak-anak stunting,” katanya.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemkot Surabaya berencana membangun Prasasti Gotong Royong di Balai Kota yang memuat nama lembaga dan pihak-pihak yang berkontribusi membangun kota.

Direktur Utama Ciputra Development, Sutoto Yakobus, mengaku siap menambah dukungan perbaikan rumah warga.

“Kami siap membantu lebih banyak lagi. Fokus utama kami memastikan bantuan ini tepat sasaran,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Direktur Utama Pakuwon Jati, Sutandi Purnomosidi, yang menegaskan komitmen perusahaan mendukung peningkatan kualitas hidup warga Surabaya, termasuk penanganan stunting.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....