DPRD Jatim Minta Disnak Waspadai Penyebaran PMK jelang Iduladha

  • 13 Mei 2026 09:54 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Pemprov Jatim diminta meningkatkan pengawasan terhadap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di pasar hewan menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Menyusul masih ditemukannya kasus PMK di sejumlah wilayah di Jawa Timur.

Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Khusnul Khuluk, Rabu 13 Mei 2026 menilai, kewaspadaan terhadap PMK perlu diperkuat. Penyakit tersebut menyerang hewan berkuku belah seperti sapi, kambing, dan domba yang banyak diperjualbelikan menjelang Iduladha.

“Tentu kita sebagai kaum muslimin perlu waspada terhadap PMK, penyakit mulut dan kaki pada hewan berkaki empat ini, terutama kambing, domba, dan sapi,” ujarnya.

Ia meminta dinas peternakan dan petugas kesehatan hewan mengoptimalkan pemantauan ke pasar-pasar hewan. Tujuannya untuk memastikan kondisi ternak yang dijual sehat dan layak dijadikan hewan kurban.

“Pemerintah harus sering mengoptimalkan kunjungan ke pasar-pasar hewan untuk memantau sejauh mana PMK ini masih ada di Jawa Timur. Karena sepengetahuan saya masih ada beberapa daerah yang terjangkit PMK,” katanya.

Khusnul menilai kondisi PMK di beberapa wilayah bahkan lebih mengkhawatirkan dibanding tahun sebelumnya. Sehingga menurutnya diperlukan langkah antisipasi yang lebih serius dari pemerintah daerah.

“Kadang bahkan lebih parah dari tahun-tahun sebelumnya,” katanya.

Selain pengawasan pemerintah, Khusnul juga mengingatkan masyarakat agar lebih teliti saat membeli hewan kurban. Salah satunya dengan memahami ciri-ciri hewan yang terindikasi terkena PMK.

Ia menjelaskan tanda-tanda yang perlu diwaspadai antara lain mulut hewan yang tampak bengkak, mengeluarkan air liur berlebihan, hingga adanya luka atau pembengkakan pada kaki.

“Kalau mulut hewan kurban sudah agak bengkak, apalagi mengeluarkan air liur seperti sariawan, maka ini perlu dihindari. Begitu juga kalau di kaki ada bengkak atau luka,” ucapnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....