Kebersihan adalah Kunci Kesucian dan Ketenangan Jiwa
- 10 Mei 2026 08:35 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Umat mukmin penting memahami ilmu thoharoh atau bersuci sebagai pondasi utama dalam kehidupan seorang Muslim. Thoharoh bukan hanya soal membersihkan tubuh dari najis dan hadas, tetapi juga menjadi sarana membersihkan hati dan menjaga kualitas ibadah kepada Allah SWT.
Ustaz Abdul Ghoni Al Hafidz Mentor Hafidz di Komunitas Rumah Jeda Ruang Rasa sekaligus anggota DPD BKPRMI Sidoarjo menyampaikan, bahwa banyak umat Islam masih menganggap persoalan bersuci sebagai hal sederhana, padahal thoharoh merupakan syarat sah berbagai ibadah, terutama shalat. “Thoharoh adalah pintu awal ibadah. Jika seseorang tidak memahami tata cara bersuci dengan benar, maka ibadahnya juga bisa bermasalah. Karena itu, edukasi tentang thoharoh harus terus diberikan, terutama kepada generasi muda,” ujarnya saat berbincang dengan RRI Surabaya dalam program Mutiara Pagi, 10 Mei 2026.
Sebagai Mentor Hafidz di Komunitas Rumah Jeda Ruang Rasa sekaligus anggota DPD BKPRMI Sidoarjo, ia menilai pembinaan akhlak dan pemahaman dasar agama perlu dimulai dari kebiasaan menjaga kebersihan dan kesucian diri dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Islam sangat menekankan pentingnya kebersihan, baik kebersihan jasmani maupun rohani.
Ia menjelaskan bahwa praktik sederhana seperti berwudu, mandi wajib, hingga menjaga kebersihan lingkungan merupakan bagian dari implementasi nilai thoharoh dalam kehidupan modern. “Ketika seseorang terbiasa hidup bersih, disiplin, dan menjaga kesucian, maka itu akan berdampak pada ketenangan jiwa serta membentuk karakter yang baik,”ucapnya.
Ia juga mengajak masyarakat, khususnya para remaja dan santri, untuk tidak malu belajar ilmu fiqih dasar, termasuk tata cara bersuci yang benar sesuai tuntunan syariat. Menurutnya, pemahaman yang baik tentang thoharoh akan membantu umat menjalankan ibadah dengan lebih yakin dan khusyuk.
Di tengah perkembangan zaman dan derasnya arus informasi, Ustaz Abdul Ghoni Al Hafidz berharap kajian-kajian keislaman yang membahas fiqih dasar tetap digalakkan di masjid, mushala, dan komunitas pemuda Islam. “Ilmu thoharoh terlihat sederhana, tetapi dampaknya besar bagi kualitas ibadah dan kehidupan seorang Muslim. Dari kebersihan lahir, akan lahir pula kebersihan hati dan perilaku,” kata Ustad Abdul Ghoni.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....