UKTK Unair, Cara Gen Z Kampus Rawat Tari-Karawitan

  • 09 Mei 2026 18:36 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Di tengah derasnya budaya populer, mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) punya cara sendiri untuk merawat seni tradisional. Melalui Unit Kegiatan Tari dan Karawitan atau UKTK, mereka terus menjaga eksistensi tari dan karawitan agar tetap hidup di lingkungan kampus.

UKTK Unair merupakan salah satu unit kegiatan mahasiswa tertua di bidang seni budaya. Organisasi ini berdiri sejak 10 September 1981 dan hingga kini masih aktif menjadi wadah bagi mahasiswa yang memiliki minat di bidang tari tradisional serta karawitan.

Ketua UKTK Unair 2025, Nurun Zahrah, mengatakan UKTK tidak hanya menjadi tempat mahasiswa menyalurkan hobi berkesenian. Lebih dari itu, UKTK juga menjadi ruang belajar budaya bagi generasi muda.

“Kami ingin UKTK menjadi tempat mahasiswa untuk berkembang sekaligus mencintai budaya Indonesia, khususnya seni tari dan karawitan tradisional yang harus terus dijaga keberadaannya,” kata Nurun, Sabtu 9 Mei 2026.

Identitas budaya UKTK juga tercermin dari logo organisasi. Logo UKTK berbentuk gunungan wayang yang melambangkan harapan menuju kejayaan. Di dalamnya terdapat simbol penari Remo sebagai representasi budaya Jawa Timur serta wilahan gamelan atau saron yang melambangkan seni karawitan.

Filosofi warna dalam logo itu juga memiliki makna tersendiri. Warna-warna tersebut menggambarkan nilai keberanian, kedamaian, kekeluargaan, hingga kesejahteraan yang menjadi bagian dari semangat organisasi.

Sementara itu, Ketua UKTK Unair 2026, Rizky Intan Nurhafhifa, mengatakan berbagai program rutin terus dijalankan untuk meningkatkan kualitas anggota. Mulai dari latihan mingguan, pagelaran seni, hingga keikutsertaan dalam festival budaya.

Menurut Rizky, kegiatan itu menjadi langkah nyata UKTK dalam menjaga seni tradisional tetap dekat dengan generasi muda, khususnya mahasiswa.

“Kami berharap UKTK mampu menjadi organisasi seni yang aktif, kreatif, dan terus berkontribusi membawa budaya Indonesia lebih dikenal masyarakat luas,” ujar Rizky.

Wakil Ketua UKTK Unair 2026, Cantik Trisna Ningrum, menambahkan kekuatan UKTK tidak hanya terletak pada kemampuan anggotanya dalam berkesenian. Rasa kekeluargaan antarmahasiswa juga menjadi energi penting dalam menjaga keberlanjutan organisasi.

“Kekeluargaan di UKTK menjadi energi besar bagi kami untuk terus berkarya dan menjaga semangat melestarikan budaya tradisional,” tutur Cantik.

Melalui berbagai kegiatan seni, UKTK Unair terus menjadi ruang pengembangan minat, bakat, dan kreativitas mahasiswa. Keberadaan UKTK diharapkan mampu menjaga tari dan karawitan tradisional tetap relevan di tengah perkembangan zaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....