Anas Karno jadi Sekretaris Komisi A, Pilih Adaptasi Bertahap
- 06 Mei 2026 16:41 WIB
- Surabaya
Poin Utama
- Anas Karno jadi Sekretaris Komisi A lewat PAW
- Anas Karno mulai bangun komunikasi internal Komisi A
- Anas Karno perkuat pemahaman dengan mitra dinas
- Publik menunggu arah dan gebrakan ke depan
- Publik menanti bukti, bukan sekadar proses
RRI.CO.ID, Surabaya – Usai resmi dilantik melalui mekanisme pergantian antar waktu (PAW), Anas Karno langsung dipercaya mengemban jabatan sebagai Sekretaris Komisi A. Hal ini diputuskan dalam rapat paripurna, Rabu, 6 Mei 2026.
Dalam keterangannya, Anas menekankan pentingnya membaca situasi dan membangun pemahaman sebelum melangkah lebih jauh. Baginya, fondasi awal sebagai anggota dewan baru adalah memahami ritme kerja dan peran yang diemban Komisi A.
“Ini kan baru mulai setelah paripurna tadi. Yang terpenting menjalankan tugas pokok dan fungsi kedewanan di Komisi A, sambil mengikuti mitra kerja dari dinas-dinas terkait," katanya.
Anas menyadari perlunya proses adaptasi, baik dengan sesama anggota maupun dinamika isu yang tengah berkembang. Ia menyatakan akan membangun kedekatan dan pemahaman internal menjadi langkah awal yang tidak bisa dilewatkan.
“Saya rasa penyesuaian dulu dengan teman-teman. Kan baru masuk hari ini, jadi kita mengakrabkan diri dulu, memahami kondisi yang sudah berjalan,” tambahnya.
Pihaknya menambahkan sudah mulai memetakan sejumlah isu di bidang pemerintahan yang menjadi ruang lingkup Komisi A. Namun, ia tetap menahan diri untuk tidak terburu-buru mengambil langkah strategis.
“Sudah ada bayangan, tapi kita lihat sambil berjalan. Nanti hal-hal apa yang perlu dikaji dan diselesaikan, itu akan kita lakukan,” imbuhnya.
Terkait prioritas kerja, Anas juga belum ingin menetapkan fokus secara spesifik. Ia menilai, memahami alur kerja yang sudah terbentuk jauh lebih penting sebelum menentukan arah kebijakan atau langkah perbaikan.
"Belum, ini masih berjalan. Kita menyesuaikan dulu kondisinya seperti apa,” lanjutnya.
Pendekatan tersebut menunjukkan gaya kerja Anas yang cenderung hati-hati dan berbasis proses. Ia memilih memastikan setiap langkah diambil dengan pemahaman menyeluruh, bukan sekadar respons cepat.
"Yang jelas, kita mengikuti kondisi yang sudah berjalan. Nanti sambil jalan, kita lihat apa yang perlu diperbaiki dan diperkuat,” tegasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....