Sekolah Rakyat Butuh Dukungan, Dewan Pendidikan Tekankan Keberlanjutan

  • 05 Mei 2026 20:53 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Timur menyoroti pentingnya dukungan berkelanjutan dalam pelaksanaan Program Sekolah Rakyat sebagai upaya pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat rentan. Program ini dinilai strategis, namun membutuhkan komitmen lintas sektor agar dapat berjalan optimal.

Anggota Dewan Pendidikan Jawa Timur, Muhammad Yunus, mengatakan Sekolah Rakyat merupakan langkah kebijakan yang tepat dalam memperluas akses pendidikan, meski efektivitasnya belum dapat diukur dalam waktu dekat.

“Program ini adalah upaya negara untuk memeratakan pendidikan bagi anak bangsa. Walaupun belum bisa dilihat efektivitasnya sekarang, tetapi ini arah kebijakan yang baik dan perlu didukung keberlanjutannya,” ujarnya dalam dialog Aspirasi Pro1 RRI Surabaya, Selasa 5 Mei 2026.

Menurutnya, dari perspektif Dewan Pendidikan, program ini tidak hanya berfokus pada akses pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Harapannya, program ini bisa menjadi jembatan untuk meningkatkan kualitas generasi muda, sekaligus mendukung terwujudnya bonus demografi yang optimal,” kata Yunus.

Ia menambahkan, dalam pelaksanaannya program ini berpotensi menghadapi berbagai tantangan, sehingga diperlukan keterlibatan berbagai pihak untuk menjaga keberlanjutannya. Dewan Pendidikan memandang kolaborasi menjadi kunci agar program tidak berhenti pada tataran kebijakan semata.

Dalam konteks tersebut, perguruan tinggi didorong mengambil peran lebih aktif, baik melalui kontribusi pemikiran maupun dukungan konkret. Sejumlah kampus mulai terlibat dalam penguatan program Sekolah Rakyat.

Pria yang menjadi Wakil Rektor III Universitas Islam Malang ini menyebut sebagai bentuk dukungan, kampusnya juga membuka peluang bagi lulusan Sekolah Rakyat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

“Unisma berkomitmen untuk mendukung, termasuk memberikan kesempatan bagi lulusan Sekolah Rakyat agar bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” tegasnya.

Program Sekolah Rakyat yang diinisiasi Kementerian Sosial Republik Indonesia ini ditujukan untuk memperluas akses pendidikan bagi anak putus sekolah dan kelompok rentan melalui pendekatan inklusif. Dengan dukungan Dewan Pendidikan dan perguruan tinggi, program ini diharapkan tidak hanya berhenti pada akses pendidikan dasar, tetapi juga membuka peluang peningkatan kualitas hidup generasi muda di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....