Ekspor Jatim Triwulan I 2026 Turun, Industri Pengolahan Justru Tumbuh

  • 05 Mei 2026 08:46 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya — Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat nilai ekspor provinsi ini pada Januari–Maret 2026 mencapai US$6,07 miliar atau turun 1,00 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

Statistisi Ahli Madya BPS Jawa Timur, Debora Sulistya Rini, menyebut penurunan juga terjadi pada ekspor nonmigas yang tercatat sebesar US$5,94 miliar atau turun 0,75 persen secara tahunan.

Secara bulanan, nilai ekspor Jawa Timur pada Maret 2026 mencapai US$2,05 miliar, turun 1,89 persen dibandingkan Maret 2025.

"Sementara ekspor nonmigas pada bulan yang sama sebesar US$1,97 miliar atau turun 2,16 persen." ujarnya, Senin, 4 Mei 2026.

Dari sisi komoditas, lemak dan minyak hewani/nabati (HS 15) menjadi penyumbang kenaikan terbesar dengan peningkatan US$92,99 juta atau 17,64 persen. Sebaliknya, perhiasan/permata (HS 71) mengalami penurunan terbesar sebesar US$88,60 juta atau 11,60 persen.

Berdasarkan sektor, ekspor nonmigas dari industri pengolahan mencapai US$5,71 miliar atau tumbuh 1,24 persen.

"Namun, ekspor sektor pertanian turun 33,35 persen dan sektor pertambangan serta lainnya juga mengalami penurunan sebesar 24,96 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu." katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....