Cinta pada Rasul Tak Cukup Ucapan
- 05 Mei 2026 05:29 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Dai Yayasan Dana Sosial Al-Falah YDSF Surabaya, Ustad Ahmad Masduqi, menegaskan bahwa cinta kepada Rasulullah tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus dibuktikan dalam kehidupan sehari-hari melalui iman dan amal perbuatan.
Dalam tausiyahnya di program Mutiara Pagi Pro1 RRI Surabaya, Selasa, 5 Mei 2026, ia menyampaikan bahwa banyak orang mengaku cinta, namun belum tentu memahami hakikat cinta itu sendiri.
“Kalau kita mendengar orang bilang ‘aku cinta’, itu sebetulnya hanya ucapan yang keluar dari mulut seseorang. Karena cinta pada hakikatnya adalah ikatan hati seseorang terhadap sesuatu,” ujar Ustad Ahmad Masduqi.
Ia menjelaskan, jika cinta itu disematkan kepada Allah SWT, maka harus terjalin dalam bentuk iman yang kuat serta dibuktikan secara ilmiah dan amalia.
“Secara ilmiah artinya cinta dibuktikan berdasarkan dalil dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah. Sedangkan secara amalia, cinta itu dibuktikan dengan perbuatan konkret dalam diri seseorang,” jelasnya.
Ustad Ahmad juga mengingatkan pentingnya menempatkan cinta kepada Allah dan Rasul di atas segalanya, sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an Surat At-Taubah ayat 24: “Katakanlah: Jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, istri-istrimu, keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya serta berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik.”
Menurutnya, ayat tersebut menjadi peringatan bahwa kecintaan kepada dunia tidak boleh melebihi cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.
Selain itu, ia juga mengutip Surat Ali Imran ayat 31: “Katakanlah (Muhammad): Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.”
Ayat ini menegaskan bahwa bukti cinta kepada Allah adalah dengan mengikuti ajaran Rasulullah.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menguatkan dengan hadis Nabi Muhammad SAW: “Tidak sempurna iman seseorang di antara kalian hingga aku lebih ia cintai daripada orang tuanya, anaknya, dan seluruh manusia.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Ustad Ahmad menekankan, di antara bukti nyata cinta kepada Allah dan Rasulullah adalah gemar bershalawat, menjadikan sunnah sebagai pedoman hidup, serta mengamalkan syariat dalam kehidupan sehari-hari.
Ia berharap umat Islam tidak hanya berhenti pada pengakuan, tetapi mampu membuktikan cinta tersebut melalui tindakan nyata yang sesuai dengan tuntunan agama dalam kehidupan sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....