Pemkot Surabaya Perkuat Pengendalian Banjir di Wilayah Selatan

  • 04 Mei 2026 15:06 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya — Pemerintah Kota Surabaya terus memperkuat upaya pengendalian banjir di wilayah selatan dengan mengintegrasikan sistem saluran serta menata elevasi air agar aliran lebih optimal.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau langsung sejumlah titik, Senin, 4 Mei 2026, mulai dari Rumah Pompa Jalan Ahmad Yani, Jalan Gayungsari Barat, hingga Rumah Pompa Nanggala di Dukuh Menanggal, termasuk saluran di Jemursari, Kendangsari, dan Tenggilis Mejoyo.

Dalam peninjauan tersebut, Eri menegaskan bahwa banjir tidak hanya disebabkan kapasitas saluran, tetapi juga belum terintegrasinya aliran antarwilayah. “Jadi hari ini kita meng-connectkan, mengoreksi, bagaimana satu area itu ter-connect dengan area lainnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, konektivitas saluran di Surabaya selatan—mulai Gayungsari, Ahmad Yani, hingga Prapen dan Tenggilis Mejoyo—harus terbangun menyeluruh, mengingat jarak aliran menuju Avur Wonorejo cukup jauh. “Mulai dari Karah ketemunya sampai setelah (RS) UBAYA,” jelasnya.

Selain itu, penataan elevasi menjadi fokus utama karena ditemukan perbedaan ketinggian saluran yang menghambat aliran air. “Elevasinya kita tata, karena tadi semua saluran sudah ada, tetapi ada beberapa elevasi yang dia tidak sama atau lebih tinggi,” paparnya.

Ia mencontohkan kondisi di Dukuh Menanggal yang salurannya kering, sementara di Gayungsari masih terdapat air. “Sehingga kalau kita melihat, saluran Menanggal itu kering, tapi saluran di Gayungsari ada airnya,” tuturnya.

Menurutnya, air seharusnya mengalir ke Menanggal untuk dipompa ke Kali Perbatasan Surabaya-Sidoarjo. “Padahal airnya itu seharusnya dibuang ke saluran Menanggal, yang ditarik di Rumah Pompa Menanggal, dibuang di Kali Perbatasan. Maka semua elevasi kita samakan,” tegasnya.

Melalui langkah ini, Eri berharap seluruh perangkat daerah memahami arah aliran air sehingga penanganan banjir ke depan dapat dilakukan lebih terintegrasi. “Sehingga ke depan ketika melakukan perencanaan pembangunan ini sudah terkoneksi,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....