Kebun Binatang Surabaya Sukses Breeding, Koleksi Komodo Tembus 50 Ekor Lebih
- 04 Mei 2026 11:37 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya — Keberhasilan pengembangbiakan komodo di Kebun Binatang Surabaya (KBS) menarik perhatian internasional. Kebun binatang iZoo Shizuoka, Jepang, bahkan menjalin kerja sama peminjaman satwa melalui skema breeding loan.
Direktur Operasional Perumda KBS, Nurika Widyasanti, memastikan peminjaman sepasang komodo tidak akan mengganggu proses breeding di KBS. “Dari pemerintah pusat ada kajian-kajian tersendiri, sehingga tetap bisa mempertahankan, paling tidak secara proses breeding di KBS tidak terhenti,” ujarnya.
Nurika menyebut, saat ini jumlah komodo di KBS mencapai lebih dari 50 ekor, di luar dua ekor yang akan dipinjamkan. “(Totalnya) ini ada lebih di atas 50 ekor (komodo),” katanya.
Kerja sama ini telah melalui kajian pemerintah pusat. Kementerian Kehutanan juga telah meninjau fasilitas iZoo Shizuoka, termasuk kesiapan kandang dengan pengaturan suhu sesuai habitat komodo. “Intinya menyesuaikan habitat atau kebutuhan komodo di sini,” tuturnya.
Ia menambahkan, keberhasilan breeding didukung perawatan yang sesuai kebutuhan satwa. “Yang paling penting secara hakikat memang sesuai dengan kebutuhan yang ada,” ungkapnya.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengapresiasi capaian tersebut. “Kita berhasil dalam pengembangbiakan komodo, maka di Jepang mereka meminta kita untuk meminjam komodo,” ujarnya.
Eri menegaskan kerja sama ini bukan pertukaran, melainkan peminjaman dengan pengawasan bersama. “Jadi tetap menjaga masing-masing kesejahteraan satwa,” katanya. Ia juga memastikan komodo dapat ditarik kembali jika diperlukan. “Karena ini bukan pertukaran tapi peminjaman satwa dan kita sama-sama menjaga,” jelasnya.
Menurut Eri, kerja sama ini telah dirintis sejak 10 tahun lalu dan baru terealisasi pada 2026. “Dan ini sudah 10 tahun yang lalu akhirnya bisa terjalin hari ini,” ungkapnya.
Ia optimistis kerja sama ini akan meningkatkan animo masyarakat di Surabaya maupun Jepang. “Karena di sana sudah memimpikan ada komodo sejak lama,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....