Hardiknas, Dewan Jatim Soroti Pemerataan Akses Pendidikan
- 02 Mei 2026 15:55 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Komisi E DPRD Jatim menilai, kualitas maupun akses pendidikan masih belum merata. Hal ini menjadi refleksi pada momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026.
Anggota Komisi E DPRD Jatim, Puguh Wiji Pamungkas, Sabtu 2 Mei 2026 menjelaskan, rata-rata lama sekolah masih sekitar 8 tahun. Menunjukkan masih banyak masyarakat yang belum menuntaskan pendidikan dasar secara optimal.
“Ini menjadi catatan serius. Artinya, pendidikan dasar sembilan tahun saja belum sepenuhnya tuntas di lapangan,” tegasnya.
Tantangan geografis dan disparitas kualitas pendidikan antar wilayah turut memperparah kondisi tersebut. Perbedaan antara daerah perkotaan dan pinggiran masih cukup lebar, yang berdampak pada ketimpangan akses pendidikan.
“Di daerah pelosok, akses dan kualitas pendidikan sangat berbeda dengan di perkotaan. Ini yang harus menjadi fokus kebijakan pemerintah,” katanya.
Selain itu, ia menyoroti keterbatasan daya tampung sekolah negeri di tingkat SMA/SMK yang tidak sebanding dengan jumlah lulusan SMP. Kondisi ini membuat banyak siswa kesulitan melanjutkan pendidikan.
Menurutnya, pemerintah harus memastikan bahwa siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri tetap memiliki akses yang mudah dan terjangkau ke sekolah swasta, baik dari sisi biaya maupun kualitas.
“Pemerintah harus hadir menjamin akses pendidikan, bukan hanya di sekolah negeri, tetapi juga memastikan sekolah swasta bisa diakses dengan mudah dan terjangkau,” jelasnya.
Puguh juga mengapresiasi program beasiswa dari pemerintah pusat bagi masyarakat kurang mampu. Namun ia mendorong Pemprov Jatim untuk memperkuat intervensi agar angka partisipasi pendidikan terus meningkat.
“Harus dipastikan anak lulus SD bisa lanjut SMP, lulus SMP bisa lanjut SMA, dan lulus SMA punya kesempatan ke perguruan tinggi. Itu yang harus jadi fokus utama,” ujarnya.
Pada momentum Hari Pendidikan Nasional ini, Puguh berharap menjadi titik kebangkitan bagi peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Timur. Baik dari sisi akses, pemerataan, maupun mutu layanan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....