BMKG Keluarkan Peringatan Banjir Rob di Pesisir Jawa Timur
- 02 Mei 2026 06:49 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya : Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak mengeluarkan peringatan dini terkait potensi pasang air laut maksimum yang berpotensi menyebabkan banjir rob di wilayah pesisir Jawa Timur. Peringatan ini berlaku pada tanggal 1 hingga 7 Mei 2026, khususnya pada pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.
Fenomena banjir rob terjadi akibat kenaikan muka air laut yang melampaui ketinggian daratan pesisir, sehingga air laut menggenangi wilayah permukiman dan aktivitas masyarakat. Kondisi ini dipicu oleh fase bulan purnama atau Full Moon, yang menyebabkan pasang air laut mencapai titik maksimum.
Menurut rilis resmi BMKG melalui akun media sosial @infobmkgjuanda menjelaskan bahwa pada periode tersebut, ketinggian air laut berpotensi meningkat sekitar 120 hingga 140 sentimeter dari rata-rata permukaan air laut. Dampaknya, genangan air setinggi 10 hingga 20 sentimeter dapat terjadi di daratan, terutama di area pesisir dan pelabuhan.
Sejumlah wilayah yang diperkirakan terdampak meliputi Surabaya Barat (termasuk Gresik, Lamongan, dan Tuban), Banyuwangi, serta kawasan pelabuhan di Surabaya Utara dan Benowo. Aktivitas masyarakat seperti transportasi di sekitar pelabuhan, kegiatan petani tambak garam, perikanan, serta bongkar muat barang diperkirakan akan terganggu.
BMKG mengimbau masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di kawasan pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob ini. Warga juga disarankan untuk terus memantau informasi cuaca dan kondisi laut melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi dampak yang lebih besar.
Peringatan ini menjadi bagian dari upaya mitigasi risiko bencana, terutama di wilayah pesisir yang rentan terhadap perubahan pasang surut air laut akibat faktor astronomis dan kondisi cuaca
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....