Yayasan Yatim Mandiri dan ITICM Sepakati Perbaikan Tata Kelola Kampus

  • 30 Apr 2026 21:41 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Yayasan Yatim Mandiri bersama Pimpinan Institut Teknologi Insan Cendekia Mandiri (ITICM) resmi menyepakati komitmen bersama terkait perbaikan tata kelola dan kualitas akademik. Kesepakatan ini ditandatangani pada Rabu, 29 April 2026, di Kampus Kemandirian Sidoarjo sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga keberlangsungan pendidikan.

Kesepakatan tersebut memuat sejumlah langkah strategis untuk memperbaiki sistem akademik dan tata kelola internal. Fokus utama diarahkan pada penguatan kualitas pembelajaran dan pengawasan kelembagaan.

Yayasan dan civitas akademika menyatakan hak tenaga pendidik tetap diberikan secara proporsional setiap bulan. Namun, yayasan mengakui masih ada kendala operasional yang perlu segera dibenahi.

Salah satu kendala utama ialah sistem Learning Management System (LMS) yang belum berjalan optimal. Kondisi itu berdampak pada efektivitas proses belajar mengajar di lingkungan kampus.

Karena itu, pemulihan sistem pembelajaran menjadi prioritas dalam komitmen bersama tersebut. Kampus menargetkan LMS kembali aktif untuk mendukung pembelajaran daring dan luring.

Selain pembelajaran, evaluasi internal juga menjadi perhatian utama dalam agenda perbaikan kampus. Yayasan akan melakukan audit terhadap aspek SDM, keuangan, dan operasional lembaga.

Audit itu juga mencakup evaluasi kinerja dosen dan tenaga kependidikan secara objektif. Evaluasi dilakukan sesuai aturan lembaga dan ketentuan yang berlaku.

Yayasan menegaskan pemenuhan hak dosen dan tenaga kependidikan tetap menjadi prioritas penting. Langkah itu dinilai penting untuk menjaga stabilitas proses akademik kampus.

Selain itu, transparansi informasi juga masuk dalam poin penting kesepakatan tersebut. Laporan operasional dan administrasi akan disampaikan menyeluruh kepada pihak yayasan.

Langkah ini dilakukan agar pengawasan berjalan lebih optimal dan terukur. Yayasan ingin memastikan setiap kebijakan berjalan sesuai prinsip akuntabilitas.

Human Capital Yayasan Yatim Mandiri, Yuwan Ebit Saputro, menegaskan fokus utama kini penguatan sistem internal. Menurut dia, pembenahan menyeluruh menjadi kebutuhan mendesak bagi kampus.

“Kami berkomitmen penuh untuk melakukan perbaikan menyeluruh berbasis prinsip profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas,” kata Yuwan. Ia menegaskan perbaikan dilakukan demi stabilitas dan kualitas kampus.

Yuwan mengatakan yayasan kini mengambil alih fungsi operasional secara lebih terpusat. Langkah itu mencakup pengelolaan operasional, keuangan, dan sumber daya manusia.

Menurut dia, pengelolaan terpusat dibutuhkan agar kontrol mutu berjalan lebih baik. Sistem itu juga diharapkan memperkuat stabilitas kelembagaan ke depan.

Di sisi lain, mahasiswa juga menyatakan dukungan terhadap agenda pembenahan kampus tersebut. Dukungan diberikan melalui komitmen menjaga ketertiban dan mengikuti pembelajaran aktif kembali.

Mahasiswa juga sepakat mengawal pelaksanaan pembelajaran secara konstruktif dan bertanggung jawab. Aspirasi mahasiswa akan disampaikan melalui jalur komunikasi yang lebih terbuka.

Yayasan menilai sinergi dengan mahasiswa menjadi modal penting dalam proses pembenahan. Komunikasi terbuka diharapkan mempercepat pemulihan iklim akademik yang sehat.

“Momentum ini kami jadikan dasar untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka dan transparan,” ujar Yuwan. Ia menegaskan seluruh kebijakan mengacu pada aturan pendidikan tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....