Santri Go Digital, Pesantren Al Yasmin Gandeng UPN

  • 28 Apr 2026 17:48 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Pesantren Digipreneur Al Yasmin Surabaya membuka peluang kolaborasi program strategis dengan UPN 'Veteran' Jatim. Program strategis tersebut, dalam bidang akademik maupun non-akademik.

Peluang kerjasama tersebut terungkap saat kunjungan rombongan Pesantren, ke kampus UPN Jatim, Selasa 28 April 2026. Founder Pesantren Digipreneur Al Yasmin, Helmy M. Noor, ditemui langsung Rektor UPN Jatim Prof. H. Akhmad Fauzi.

Helmy memaparkan sejumlah program unggulan Pesantren Digipreneur Al Yasmin. Yang dirancang untuk mendorong penguatan kapasitas santri, mahasiswa, hingga masyarakat luas agar memiliki daya saing di era digital tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

“Kami mendapatkan banyak hal dari sini untuk mengembangkan program dan kebaikan untuk kemaslahatan umat, termasuk Al Yasmin,” ujar Helmy.

Kunjungan tersebut menjadi ruang belajar, sekaligus penjajakan sinergi antara pesantren dan perguruan tinggi. Menurutnya, kolaborasi dengan kampus berbasis teknologi seperti UPN akan memberikan nilai tambah bagi pengembangan program pemberdayaan santri.

Rektor UPN 'Veteran' Jawa Timur Prof. Akhmad Fauzi menyampaikan apresiasi terhadap semangat Pesantren Digipreneur Al Yasmin. Khususnya dalam membangun jiwa kewirausahaan bagi santri, mahasiswa, pelajar, maupun masyarakat umum.

“Pesantren Digipreneur Al Yasmin luar biasa semangat dalam membangun entrepreneur dari para santri, mahasiswa, pelajar, sekaligus masyarakat luas,” kata Prof. Fauzi.

Menurutnya, terdapat banyak irisan kerja sama yang dapat dikembangkan bersama, mulai dari pemanfaatan hasil riset kampus, penguatan program akademik, hingga pembinaan mahasiswa berbasis pesantren.

“Tentunya dari silaturahmi ini ada irisan-irisan yang bisa kita kerja samakan, baik itu dari riset-riset hasil UPN Jatim. Kami sebagai kampus yang concern terhadap teknologi kebaruan tentu dapat kita manfaatkan bersama,” kata Prof. Fauzi.

Banyak potensi yang dapat disinergikan, termasuk sumber daya mahasiswa, program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pesantren, hingga laboratorium digital. "Yang bisa kita kolaborasikan untuk membantu memajukan generasi-generasi agar lebih berdaya guna dan berdaya saing,” imbuhnya.

Prof. Fauzi berharap, fasilitas dan sumber daya yang dimiliki UPN 'Veteran' Jatim dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan Pesantren. “Alhamdulillah, kami juga punya laboratorium digital yang bisa membantu pesantren untuk melihat bagaimana digital activism,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....