PT PAL Bangun Kapal Pinisi Serbaguna untuk Sulawesi Selatan

  • 26 Apr 2026 23:44 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - PT PAL Indonesia menandatangani kontrak pembangunan kapal Pinisi serbaguna untuk Pemprov Sulsel. Proyek ini memperkuat konektivitas kepulauan dan peran perusahaan sebagai konsolidator galangan nasional.

Penandatanganan dilakukan Direktur Utama PT PAL, Kaharuddin Djenod, bersama Muhammad Ilyas. perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulsel. Kegiatan tersebut disaksikan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman beserta jajaran.

Andi Sudirman Sulaiman menyebut kapal ini menjadi cita-cita Pemprov Sulsel untuk konektivitas antarpulau. “Kapal ini didesain multi purpose untuk BBM, air bersih, dan layanan kesehatan,” ujarnya, Minggu, 26 April 2026.

Ia menjelaskan kapal dilengkapi teknologi reverse osmosis untuk penyediaan air bersih di pulau terpencil. “Kapal juga menghadirkan klinik kesehatan guna menjangkau masyarakat kepulauan,” katanya.

Kaharuddin menegaskan pembangunan kapal tidak hanya berfokus pada transportasi semata. “Kapal ini menjadi platform pelayanan publik yang menjangkau wilayah terpencil,” ujarnya.

Ia menambahkan desain kapal mengadopsi Pinisi sebagai warisan maritim Sulawesi Selatan. “Ini bentuk modernisasi ikon bahari Nusantara melalui teknologi kapal modern,” katanya.

PT PAL berkolaborasi dengan PT Industri Kapal Indonesia atau PT IKI dalam pembangunan fisik kapal. Kolaborasi tersebut dituangkan melalui nota kesepahaman manajemen kedua perusahaan.

Menurut Kaharuddin, kerja sama ini menjadi implementasi peran konsolidator galangan nasional. “Kolaborasi ini memperkuat ekosistem industri dan menghasilkan produk berkualitas,” ujarnya.

Plt Direktur Utama PT IKI, Suhan Ikhsan, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan tersebut. “Kami akan mengerahkan kemampuan terbaik demi kelancaran proyek,” katanya.

Suhan berharap proyek ini meningkatkan kapasitas tim dan perusahaan ke depan. “Sharing teknologi dan pengetahuan diharapkan berjalan optimal,” ujarnya.

Kapal dirancang engineer PT PAL dengan karakteristik Pinisi dan teknologi modern.

Fungsinya mencakup pengawasan, konservasi, transportasi, serta distribusi logistik.

Kapal sepanjang 52 meter dilengkapi tangki BBM berkapasitas besar untuk daerah terpencil. Kapasitas akomodasi mencapai 140 orang untuk pelayanan publik dan misi kemanusiaan.

Proyek ini menunjukkan sinergi pemerintah dan industri dalam memperkuat kedaulatan maritim. Langkah tersebut juga mendorong peningkatan kapabilitas sumber daya manusia nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....