Gubernur Khofifah Ajak Warga Siaga Hadapi Ancaman Kemarau Ekstrem
- 26 Apr 2026 12:12 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh elemen memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kemarau ekstrem. Ajakan tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana, Minggu, 26 April 2026.
Khofifah menegaskan potensi el nino harus diantisipasi seluruh daerah dengan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan bersama. “Kesiapsiagaan adalah kunci utama menekan risiko dan dampak bencana secara terencana terukur berbasis data,” ujarnya.
Ia mengatakan seluruh kepala daerah diminta bergerak proaktif sebelum puncak musim kemarau ekstrem terjadi nanti. “Mari memastikan kesiapsiagaan mitigasi serta langkah konkret dalam melindungi masyarakat Jawa Timur,” katanya tegas.
Khofifah juga mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan dan sampah tanpa pengawasan ketat yang memadai. “Saya imbau masyarakat tidak melakukan hal yang dapat memicu terjadinya karhutla,” ujarnya kembali.
Ia menyebut sinergi pemerintah dan masyarakat efektif dalam pencegahan serta penanggulangan bencana di Jawa Timur. “Kolaborasi ini terbukti mampu menekan risiko dan meningkatkan kapasitas daerah menghadapi ancaman bencana,” katanya.
Data menunjukkan indeks risiko bencana Jawa Timur menurun dari tahun 2021 hingga 2024 secara signifikan. “Meski tahun 2025 meningkat, hal itu karena perubahan variabel bahaya dan kerentanan,” ujarnya.
Ia menjelaskan Jawa Timur memiliki keragaman potensi bencana mulai banjir longsor gempa kekeringan hingga karhutla. “Penanggulangan harus terpadu melalui analisis bahaya kerentanan dan kapasitas daerah secara menyeluruh,” tuturnya.
Sebanyak 92 hingga 97 persen bencana merupakan hidrometeorologi selama periode 2022 hingga 2025 di wilayah. “Respons kita tidak boleh biasa saja tetapi harus cepat terukur dan berbasis data,” ucapnya tegas.
BMKG memprediksi musim kemarau mulai Mei dengan puncak Agustus mencakup sebagian besar wilayah Jawa Timur. “Mari kuatkan sinergi percepat langkah pastikan Jawa Timur tangguh menghadapi musim kemarau tahun 2026,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....