Pemetaan dan Insentif Kunci Pemerataan Dokter

  • 22 Apr 2026 18:28 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Pemerataan dokter spesialis di Indonesia dinilai perlu difokuskan pada pemetaan kebutuhan tenaga medis berbasis wilayah serta pemberian insentif bagi profesi dokter.

Wakil Ketua I IDI Surabaya yang juga Ketua Perhimpunan Ahli THT Indonesia Perhati-KL, Prof. Achmad Chusnu Romdhoni yang akrab disapa Prof. Dhani menegaskan penempatan dokter, khususnya dokter spesialis, harus menjadi perhatian pemerintah agar pemenuhan hak kesehatan masyarakat dapat tercapai.

“Penempatan dokter, khususnya dokter spesialis di wilayah tertentu, harus menjadi fokus pemerintah agar pemenuhan hak di sektor kesehatan bagi masyarakat terpenuhi,” ujarnya saat menjadi narasumber dialog Aspirasi Pro1 RRI Surabaya, Rabu, 22 April 2026.

Selanjutnya, Prof. Dhani menekankan pentingnya pemetaan kebutuhan dokter di setiap daerah agar distribusi tenaga medis sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

“Pemerintah perlu menetapkan kebutuhan dokter di masing-masing wilayah. Pemerintah dan stakeholder juga harus mengidentifikasi penyebaran penyakit serta kebutuhan tenaga medis untuk memetakan penempatan dokter,” katanya.

Menurutnya, ketimpangan distribusi tidak banyak ditemukan di kota besar. Namun di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar, kekurangan dokter masih terjadi sehingga layanan kesehatan belum optimal.

Data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menunjukkan distribusi dokter di Indonesia masih terkonsentrasi di wilayah perkotaan, sehingga sejumlah daerah masih mengalami keterbatasan tenaga medis.

Prof. Dhani juga menilai, penambahan program studi kedokteran bukan solusi utama jika tidak diiringi dengan pemetaan kebutuhan yang jelas.

“Yang lebih penting adalah pemetaan kebutuhan dokter di tiap wilayah. Tanpa itu, penambahan jumlah dokter tidak akan menyelesaikan masalah distribusi,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemerintah perlu memberikan insentif bagi pendidikan kedokteran dan profesi dokter, termasuk jaminan karier bagi tenaga medis yang bertugas di daerah dengan keterbatasan fasilitas.

Dengan pemetaan yang tepat dan dukungan insentif, diharapkan distribusi dokter dapat lebih merata dan layanan kesehatan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia dapat terpenuhi secara optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....