Pemkot Surabaya Perkuat Fasilitas Kerja bagi Fresh Graduate
- 22 Apr 2026 12:05 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat upaya menekan angka pengangguran, khususnya di kalangan lulusan baru atau fresh graduate, melalui berbagai program penempatan kerja, pelatihan kompetensi, hingga kolaborasi dengan perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan (SMK).
Upaya tersebut juga menjadi respons atas keluhan masyarakat yang disampaikan dalam program Halo RRI Surabaya. Salah satunya disampaikan oleh Ibu Silvi, yang menyoroti sulitnya lulusan baru dari perguruan tinggi negeri (PTN), meskipun memiliki nilai akademik baik, untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai.
Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya, Ibrahim Zaky, menegaskan bahwa berbagai intervensi ketenagakerjaan terus diperkuat agar lulusan baru memiliki akses lebih luas terhadap dunia kerja. Salah satu langkah konkret yang dihadirkan adalah pelayanan antar kerja berbasis digital melalui aplikasi ASIK (Arek Surabaya Siap Kerja).
Platform tersebut memudahkan pencari kerja untuk memperoleh informasi lowongan, layanan ketenagakerjaan, hingga peluang penempatan kerja secara lebih cepat dan efisien. Masyarakat dapat mengakses layanan itu melalui laman resmi Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya.
Selain itu, kata Zaky Pemkot Surabaya juga memiliki Program Magang Nasional yang dirancang sebagai pelatihan berbasis kompetensi. Program ini tidak hanya memberikan pengalaman kerja langsung, tetapi juga membekali peserta dengan kemampuan pendukung seperti soft skill, etika kerja, komunikasi, dan kesiapan menghadapi dunia industri.
Pemkot Surabaya juga mendorong sinergi antara dunia pendidikan dan dunia kerja melalui pembentukan Bursa Kerja Khusus (BKK). Program ini menjadi wadah yang mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.
Saat ini, BKK telah berjalan di sejumlah SMK serta beberapa perguruan tinggi negeri maupun swasta. Namun, pendirian BKK harus melalui proses pendaftaran dan kerja sama resmi antara institusi pendidikan dengan pemerintah daerah.
Kerja sama dengan berbagai universitas sebenarnya telah terbangun, hanya saja informasi mengenai akses layanan tersebut masih perlu diperluas. “Pemkot Surabaya sudah menjalin koneksi kerja sama dengan sejumlah universitas dan lembaga pendidikan untuk membantu penempatan kerja lulusan. Tinggal bagaimana akses informasi ini bisa lebih luas diketahui masyarakat, sehingga semakin banyak fresh graduate yang memanfaatkan fasilitas yang sudah tersedia,” ujar Ibrahim Zaky saat berbincang dengan RRI Surabaya dalam program Hallo RRI, 22 April 2026.
Ia menambahkan, tantangan lulusan baru saat ini bukan hanya soal nilai akademik, tetapi juga kesiapan menghadapi kebutuhan industri yang terus berkembang. “Karena itu kami hadirkan pelatihan kompetensi, magang, serta memperkuat Bursa Kerja Khusus agar lulusan perguruan tinggi maupun SMK bisa lebih mudah terhubung dengan perusahaan,”ucapnya.
Dengan berbagai intervensi tersebut, Pemkot Surabaya berharap lulusan baru tidak hanya siap memasuki pasar kerja, tetapi juga mampu memperoleh pekerjaan yang layak sesuai kompetensi yang dimiliki.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....