Gubernur Khofifah Bahas Sister Province Jatim-Alexandria Mesir
- 20 Apr 2026 09:31 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bertemu Wakil Duta Besar Mesir, membahas kerja sama bilateral. Pertemuan berlangsung di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya pada Minggu dengan sejumlah tokoh hadir penting.
“Alhamdulillah pagi ini kami berdiskusi dengan Wakil Duta Besar Mesir mengenai tindak lanjut kerja sama,” ujarnya, dalam siaran pers, Senin 20 April 2026.
Ia menambahkan proses tersebut masih berjalan untuk ditingkatkan menjadi MoU antara kedua provinsi yang direncanakan. Khofifah menyampaikan pembahasan difokuskan pada rencana kerja sama perdagangan dan pendidikan antara kedua wilayah. Ia menegaskan diskusi merupakan tindak lanjut proses menuju penandatanganan nota kesepahaman resmi bersama pemerintah Alexandria.
“Ada potensi link and match antara Jatim dan Alexandria yang bisa dikembangkan bersama,” katanya.
Ia menyebut sektor perdagangan terutama komoditas kopi menjadi peluang besar bagi kedua wilayah tersebut. Kerja sama ini dirancang dalam format sister province yang telah mendapatkan persetujuan dari DPRD Jawa Timur. Khofifah menyebut kedua wilayah memiliki potensi besar untuk saling melengkapi dalam berbagai sektor pembangunan strategis.
“Saya rasa ini bisa menjadi fondasi awal kemajuan pendidikan dan transfer knowledge kedua wilayah,” ujarnya.
Ia menilai Alexandria memiliki sejarah kuat yang dapat menjadi referensi pengembangan pendidikan Islam Indonesia. Selain itu direncanakan kerja sama perguruan tinggi Nahdlatul Ulama dengan Universitas Al Azhar Mesir. Kerja sama tersebut difokuskan pada pencegahan serta penanggulangan terorisme melalui pendekatan akademik dan kolaboratif.
“Juga rencana kerja sama beberapa perguruan tinggi NU dengan Azhar untuk combating terrorism,” ucapnya. Ia berharap kolaborasi tersebut mampu memperkuat peran pendidikan dalam menjaga perdamaian global.
Khofifah juga memaparkan pengelolaan Masjid Nasional Al Akbar sebagai pusat layanan keagamaan masyarakat. Berbagai fasilitas seperti greenhouse digital library dan taman tematik terus dikembangkan untuk generasi muda.
Wakil Duta Besar Mesir mengapresiasi pengelolaan masjid yang dinilai mampu melayani jamaah secara optimal. Ia menilai Masjid Al Akbar menjadi pusat kegiatan keagamaan representatif serta sarana sosial masyarakat luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....