APJII Jatim Gelar Rakerwil 2026, Bahas Penguatan Industri Internet

  • 16 Apr 2026 10:45 WIB
  •  Surabaya
Poin Utama
  • APJII Jatim Gelar Rakerwil 2026, Bahas Penguatan Industri Internet
  • Ketua Panitia Rakerwil, Moch Ridoi, menilai infrastruktur internet kini telah menjadi kebutuhan utama masyarakat
  • Ketua APJII Jawa Timur, Yosvensa Setiawan, mengatakan organisasi membawa tiga pilar utama dalam pengembangan industri internet

RRI.CO.ID, Surabaya - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Wilayah Jawa Timur menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) 2026 di Surabaya. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Harris Gubeng, Surabaya itu mengusung tema “Energize, Elevate, Empower” sebagai penguatan arah organisasi pada tahun kedua masa kepengurusan.

Rakerwil dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, pengurus pusat APJII, dewan pengawas, serta anggota APJII dari berbagai daerah di Jawa Timur. Forum tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus penyusunan langkah strategis pengembangan industri internet di daerah.

Ketua Panitia Rakerwil, Moch Ridoi, menilai infrastruktur internet kini telah menjadi kebutuhan utama masyarakat. Menurutnya, perubahan pola kehidupan digital membuat layanan internet tidak lagi dipandang sebagai kebutuhan tambahan.

“Infrastruktur internet saat ini sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Karena itu, sudah saatnya infrastruktur internet mendapat perhatian lebih sebagai objek vital nasional,” katanya, dalam keterangan tertulisnya, pada Kamis, 16 April 2026.

Para Peserta Rakerwil APJII Jatim 2026

Ketua APJII Jawa Timur, Yosvensa Setiawan, mengatakan organisasi membawa tiga pilar utama dalam pengembangan industri internet. Ketiga pilar tersebut meliputi energize untuk memperkuat semangat kolaborasi, elevate untuk mendorong peningkatan kualitas usaha anggota, serta empower untuk membangun kepemimpinan yang saling memberdayakan.

“Melalui semangat Energize, Elevate, dan Empower, kami ingin anggota tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu tumbuh bersama dalam industri internet yang sehat,” ujar Yosvensa.

Ia menambahkan, APJII Jawa Timur ingin mendorong pelaku usaha internet di daerah berkembang dari skala kecil menjadi perusahaan yang lebih akuntabel. Menurutnya, pertumbuhan tersebut perlu dibarengi dengan integritas dan ekosistem usaha yang sehat.

Rakerwil APJII Jawa Timur 2026 diharapkan menghasilkan sejumlah keputusan strategis untuk memperkuat industri internet di daerah. Selain itu, forum ini juga diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Jawa Timur melalui pemerataan akses dan peningkatan kualitas layanan internet.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....