Sulap Lahan Terbengkalai, Pemuda Sampang Panen Pisang
- 12 Apr 2026 20:56 WIB
- Surabaya
RRI, Surabaya - Lahan kosong yang lama terbengkalai di Desa Mambulu Barat, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, disulap menjadi kebun produktif oleh pemuda desa, Abunali Ja’far. Berbekal ilmu pertanian, ia kini mulai memetik hasil dari budidaya pisang yang dirintis sejak 2025.
Alumni Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura itu memilih pulang kampung dan membangun usaha “Sahabat Pisang Farm”. Lahan seluas 2.750 meter persegi yang sebelumnya tak terurus ia olah dari nol, mulai dari pembersihan semak hingga penyiapan media tanam.
“Semua dimulai dari nol, dari bersihkan lahan sampai siap tanam,” kata Abunali, Minggu 12 April 2026.
Ia memperbaiki struktur tanah menggunakan kapur dolomit dan pupuk kandang fermentasi. Setelah itu, Abunali menanam tiga varietas unggulan, yakni pisang Cavendish, kepok kuning tanpa jantung, dan raja bulu kuning.
Dari sekitar 80 pohon yang ditanam, lima tandan sudah berhasil dipanen. Sementara sekitar 20 tandan lainnya masih dalam proses menuju masa panen.
Permintaan pasar mulai muncul dari pelaku usaha konsumsi di wilayah sekitar Madura. Pisang kepok kuning bahkan disebut memiliki pasar yang lebih stabil melalui pedagang lokal.
Abunali menargetkan penambahan hingga 180 pohon ke depan, dengan fokus pengembangan pisang Cavendish. Ia juga berupaya meningkatkan kualitas pascapanen agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Meski peluang terbuka, tantangan masih dihadapi, terutama dalam penguasaan teknik pematangan buah atau ripening.
Bagi Abunali, usaha ini bukan sekadar bisnis, tetapi juga upaya menghidupkan potensi desa. Ia ingin membuktikan bahwa lahan tidur bisa menjadi sumber ekonomi jika dikelola dengan serius.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....