Khofifah Optimis LKS Dikmen Tumbuhkan Semangat Juara Talenta Unggul

  • 10 Apr 2026 16:38 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menutup Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (Dikmen) Tingkat Provinsi Jawa Timur ke-XXXIV Tahun 2026 di SMKN 12 Surabaya, Rabu malam, 9 April 2026. Khofifah menekankan bahwa LKS merupakan instrumen penting dalam memetakan sekaligus menjaring kompetensi siswa lintas jenjang pendidikan. Siswa SMK negeri maupun swasta se-Jawa Timur.

"Kalau sebelumnya LKS ini hanya untuk SMK, tahun 2026 di Jawa Timur kita juga menyertakan SMA dan Madrasah Aliyah," ujarnya.

Ia bahkan mendorong agar ke depan, pelibatan lintas jenjang ini juga dapat diadopsi di tingkat nasional. Sehingga akan memberi ruang lebih luas bagi anak-anak untuk menunjukkan kompetensinya.

"Apalagi bidang yang dilombakan cukup banyak, ada 56 bidang,” katanya mengusulkan.

Menurut Khofifah, LKS tidak sekadar menjadi ajang kompetisi. Tetapi ruang strategis untuk mengukur sekaligus membuktikan kualitas talenta vokasi Jawa Timur yang terus tumbuh dengan semangat juara.

“Saya melihat wajah-wajah masa depan yang siap melangkah lebih jauh, membawa Jawa Timur berkiprah tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga global,” ujarnya.

Jawa Timur berhasil sebagai juara umum LKS nasional selama tiga tahun berturut-turut. Menurut Khofifah, menjadi bukti keberhasilan tersebut bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari sistem pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan.

“Jawa Timur sudah hattrick tiga tahun berturut-turut juara umum LKS. Tentu kita menargetkan tahun ini bisa juara umum lagi. Ini adalah sistem yang bekerja. Karena itu, visi ‘Jatim Cerdas’ harus dimaknai lebih luas, kecerdasan harus berdampak nyata,” ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi berkelanjutan, para pemenang mendapatkan uang pembinaan, yakni juara pertama sebesar Rp5 juta, juara kedua Rp3 juta, dan juara ketiga Rp2 juta. Tidak hanya itu, para juara pertama akan mengikuti training center (TC) sebagai tahap pembinaan lanjutan untuk menghadapi LKS Dikmen Tingkat Nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga meresmikan secara simbolis program bantuan revitalisasi dan rehabilitasi sarana dan prasarana. Bagi 50 satuan pendidikan SMA/SMK/SLB Negeri dan Swasta di wilayah Surabaya dan Sidoarjo sebagai bagian dari komitmen peningkatan kualitas layanan pendidikan.

Selain itu, ia turut menyerahkan bantuan pendidikan kepada 20 siswa pra sejahtera masing-masing sebesar Rp1.000.000 serta bantuan sepatu sekolah, guna memastikan akses dan keberlanjutan pendidikan tetap terjaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....