Ledakan Pabrik di Sidoarjo, Warga Diminta Lapor Kerusakan

  • 07 Apr 2026 20:15 WIB
  •  Surabaya

‎RRI.CO.ID, Sidoarjo - Ledakan keras yang terjadi di PT Great Wall Steel (GWS) pada Senin 6 April siang kemarin memicu kerusakan pada sejumlah rumah warga di sekitar lokasi pabrik. Insiden tersebut kini mendapat respons dari pihak perusahaan yang menyatakan siap bertanggung jawab penuh atas dampak yang ditimbulkan.

‎Salah satu rumah terdampak berada di Perumahan Pepe Wedoro Regency. Hunian milik Mohammad Nur Kolis (60) mengalami kerusakan setelah serpihan besi melesat dan menembus genting hingga membuat plafon jebol dengan lebar sekitar 10 sentimeter.

‎Manajemen PT GWS memastikan proses pendataan kerusakan tengah dilakukan dengan menggandeng pemerintah desa setempat. Warga yang terdampak diminta segera melaporkan kondisi rumahnya agar dapat diverifikasi secara resmi.

‎HRD GA PT GWS, Herry Prasetyo, menjelaskan bahwa mekanisme pertanggungjawaban dilakukan bertahap. Diawali dengan koordinasi bersama pemerintah desa, kemudian dilanjutkan proses identifikasi untuk menilai tingkat kerusakan di masing-masing rumah.

‎“Kami akan bertanggung jawab terhadap kerusakan rumah warga akibat ledakan ini. Data kerusakan akan kami tampung dan proses secepat mungkin bersama pemerintah desa setempat,” kata Herry, Selasa 7 April 2026.

‎Selain itu, perusahaan juga akan menurunkan tim langsung ke lapangan guna memastikan penanganan berjalan tepat sasaran dan warga segera mendapatkan perbaikan.

‎Terkait penyebab insiden, pihak perusahaan menduga ledakan berasal dari aktivitas pemotongan besi tua berbentuk drum di area terbuka atau scrap yard. Pemotongan manual tersebut dilakukan karena ukuran material dari pemasok terlalu besar untuk langsung masuk ke mesin peleburan.

‎“Kami akan melakukan evaluasi operasional secara menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang. Keselamatan kerja tetap menjadi prioritas utama,” tambahnya.

‎Di sisi lain, perusahaan juga tengah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk penanganan korban, termasuk terkait status kenek sopir yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

‎Warga sekitar diimbau segera melaporkan kerusakan rumah maupun fasilitas lain agar proses verifikasi dan kompensasi dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....