PT PAL Kembangkan Kapal Selam Otonom tanpa Awak

  • 06 Apr 2026 14:40 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Memasuki usia ke-46, PT PAL Indonesia menegaskan komitmen memperkuat transformasi industri maritim nasional. Momentum ini menjadi penanda arah baru menuju pusat inovasi teknologi maritim terintegrasi, salah satunya pengembangan Kapal Selam Otonom tanpa awak.

Selama hampir lima dekade, PT PAL berkembang dari industri kapal militer dan niaga. Kini perusahaan menjadi penyedia solusi maritim yang lebih komprehensif.

Transformasi difokuskan pada penguasaan teknologi, penguatan rantai pasok, dan peningkatan kualitas SDM. Tujuannya menghasilkan produk berdaya saing global.

Perusahaan terus memodernisasi fasilitas produksi dan memperkuat kapabilitas engineering. Selain itu, kemampuan integrasi sistem juga terus ditingkatkan.

Langkah ini ditempuh agar produk memenuhi kebutuhan nasional dan mampu bersaing internasional. PT PAL menargetkan posisi strategis di pasar global.

Dalam mendukung kemandirian pertahanan, PT PAL menghasilkan berbagai produk strategis. Produk meliputi kapal kombatan, kapal selam, frigate, hingga kapal rumah sakit.

Produk tersebut memperkuat postur pertahanan dan mendorong industri pendukung dalam negeri. Dampaknya juga meningkatkan kemandirian sektor maritim nasional.

PT PAL juga memperkuat riset dan inovasi teknologi pertahanan modern. Salah satunya pengembangan Kapal Selam Otonom tanpa awak.

Kapal ini dirancang sebagai pengganda kekuatan operasi bawah laut. Kemampuannya meliputi pengawasan dan pengintaian wilayah strategis.

Inovasi lain berupa torpedo Piranha dengan sistem pemandu akustik presisi tinggi. Selain itu, dikembangkan teknologi laser weapon berbasis energi terarah.

Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, menegaskan inovasi sebagai kunci transformasi. “Kami percaya industri maritim tumbuh melalui penguasaan teknologi dan kualitas SDM,” ujarnya, Senin, 6 April 2026.

Ia menyebut PT PAL kini membangun ekosistem industri, bukan sekadar kapal. “Kami memperkuat pertahanan, menggerakkan ekonomi, dan menciptakan nilai tambah bangsa,” katanya.

Kaharuddin menambahkan transformasi menjadi fondasi peran sebagai National Consolidator. PT PAL mengintegrasikan kekuatan galangan kapal nasional.

“Sebagai National Consolidator, kami tidak hanya produsen, tetapi pengintegrasi industri galangan kapal,” ujarnya. “Tujuannya meningkatkan kapabilitas, rantai pasok, dan penguasaan teknologi nasional,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....