Gubernur Samarkand Uzbekistan Ziarah ke Makam Maulana Malik Ibrahim

  • 06 Apr 2026 12:34 WIB
  •  Surabaya
Poin Utama
  • Gubernur Samarkand Uzbekistan Ziarah ke Makam Maulana Malik Ibrahim
  • Bupati Gresik turut memperkenalkan sejumlah kuliner khas daerah, seperti nasi krawu, pudak, dan minuman tradisional legen
  • Perwakilan International Relations Imam Bukhari Center, Rofi Eka Shanty, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan menyambungkan kembali hubungan sejarah tokoh-tokoh Islam antara Gresik dan Samarkand.

RRI.CO.ID, Gresik – Rombongan Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia melakukan ziarah ke Makam Maulana Malik Ibrahim di Gresik, Minggu, 5 April 2026. Kunjungan tersebut didampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan sejarah dan budaya antara Indonesia dan Uzbekistan, termasuk peluang pengembangan kerja sama di bidang ziarah religi, kajian keilmuan Islam, serta sektor ekonomi. “Kami menyambut baik kunjungan ini dan berharap Gresik semakin dikenal sebagai tujuan ziarah religi dunia,” ujar Bupati Yani, dalam keterangan tertulisnya, Senin, 6 April 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Gresik turut memperkenalkan sejumlah kuliner khas daerah, seperti nasi krawu, pudak, dan minuman tradisional legen. Perwakilan International Relations Imam Bukhari Center, Rofi Eka Shanty, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan menyambungkan kembali hubungan sejarah tokoh-tokoh Islam antara Gresik dan Samarkand.

“Hari ini kami mendampingi Gubernur Samarkand untuk bertemu dengan Bupati Gresik dalam rangka menyambungkan sanad antara Maulana Malik Ibrahim dengan Bahauddin Sogarji yang makamnya berada di Samarkand,” ujarnya.

Menurut Rofi, kunjungan tersebut menjadi penanda adanya pengakuan internasional terhadap silsilah Maulana Malik Ibrahim. Hubungan sejarah itu juga mencakup tokoh-tokoh lain seperti Sunan Ampel, Syekh Jumadil Kubro, dan Ibrahim As-Samarqandi.

Sebagai penguatan kajian sejarah, rombongan Uzbekistan menyerahkan sebuah buku silsilah kepada Pemerintah Kabupaten Gresik. Buku tersebut masih berbahasa Uzbek dan sedang dalam proses penerjemahan ke bahasa Inggris dan Indonesia.

Rofi berharap hubungan kedua wilayah dapat membuka peluang kunjungan masyarakat Gresik ke Uzbekistan dan sebaliknya, termasuk kontribusi Uzbekistan dalam pengembangan kajian sejarah para wali. Selain pembahasan sejarah, dalam pertemuan tersebut juga dibahas peluang kerja sama ekonomi antara Gresik dan Samarkand. Gubernur Samarkand Adiz Muzafarovich Boboyev menunjukkan minat terhadap potensi industri manufaktur Gresik, terutama pengolahan tembaga dan emas.

Gubernur Samarkand mengundang Bupati Gresik untuk berkunjung ke Samarkand, baik untuk ziarah maupun menjajaki peluang kolaborasi yang melibatkan pelaku usaha dan industri. Rombongan Uzbekistan terdiri dari Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia Oybek Eshonov, Gubernur Samarkand Adiz Muzafarovich Boboyev, Wakil Gubernur Samarkand Rustam Kobilov, serta pengelola Makam Rukhabad di Samarkand.

Sejumlah perwakilan travel agency Uzbekistan juga hadir untuk menjajaki kerja sama dengan operator umrah dan pariwisata Indonesia. Kunjungan ini diharapkan memperkuat hubungan bilateral serta membuka peluang pengembangan wisata religi dan pertukaran keilmuan antara Gresik dan Samarkand.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....